Gerai Giant Tutup, Direksi HERO Akhirnya Buka Suara
Market News
Fahmi Abidin
Rabu, 26 Juni 2019 14:15 WIB
Pihak perusahaan akhirnya buka suara. PT Hero Supermarket Tbk (HERO) melalui jajaran direksinya menjelaskan alasan penutupan gerai Giant di enam tempat.
Gerai Giant Tutup, Direksi HERO Akhirnya Buka Suara. (Foto: Ist)

IDXChannel - Terkait ditutupnya enam gerai ritel Giant, pihak perusahaan akhirnya buka suara. PT Hero Supermarket Tbk (HERO) melalui jajaran direksinya menjelaskan alasan penutupan tersebut.

Presiden Direktur HERO Patrik Lindvall memaparkan, penjualan di sektor bisnis makanan (Hero dan Giant) sedang mengalami tren negatif.

"Makanan mencatat kerugian operasi sebesar Rp64 miliar di luar biaya-biaya perseroan yang tidak dialokasikan, dibandingkan dengan Rp87 miliar pada periode yang sama tahun lalu," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Di sisi lain, Direktur Hadrianus Wahyu Trikusumo menyebutkan, HERO tengah melakukan penyesuaian sebagai bentuk komitmen jangka panjang bisnis ritel di Indonesia dan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang berubah dengan cepat.

“Selain memperkuat bisnis makanan, kami juga terus mengembangkan bisnis kami lainnya yang berkinerja baik, yaitu Guardian Health & Beauty dan IKEA," tuturnya, Selasa (25/6).

Sekarang, HERO mulai mengalihkan fokus pada pengembangan format bisnis kesehatan dan kecantikan melalui Guardian, serta ritel furnitur lewat IKEA. Perusahaan juga sudah merencanakan menutup satu Giant Hypermarket untuk kemudian diganti IKEA. (*)

Baca Juga