AALI
10850
ABBA
73
ABDA
6950
ABMM
745
ACES
1565
ACST
358
ACST-R
0
ADES
1680
ADHI
1320
ADMF
8450
ADMG
174
ADRO
1180
AGAR
418
AGII
1270
AGRO
1215
AGRO-R
0
AGRS
805
AHAP
61
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
302
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
492
AKRA
3400
AKSI
765
ALDO
440
ALKA
238
ALMI
250
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/03/05 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.51
-0.71%
-3.59
IHSG
6258.75
-0.51%
-32.05
LQ45
941.36
-0.75%
-7.11
HSI
29098.29
-0.47%
-138.50
N225
28864.32
-0.23%
-65.79
NYSE
14959.41
-1.58%
-239.78
Kurs
HKD/IDR 1,843
USD/IDR 14,300
Emas
778,890 / gram

Harga Masker Normal, Ramayana hingga Sensi Diapresiasi Masyarakat

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Rabu, 04 Maret 2020 11:30 WIB
Demi memenuhi permintaan masyarakat dan tidak menaikkan harga, pusat perbelanjaan Ramayana hingga produsen masker Sensi melakukan penjualan dengan harga normal.
Harga Masker Normal, Ramayana hingga Sensi Diapresiasi Masyarakat. (Foto: @ramayanadeptstore)

IDXChannel – Demi memenuhi permintaan masyarakat dan tidak menaikkan harga, pusat perbelanjaan Ramayana hingga produsen masker Sensi melakukan penjualan dengan harga normal.

Seperti diketahui, produk masker hingga hand sanitizer kini diburu masyarakat untuk untuk menangkal penyebaran virus korona di Indonesia. Sayangnya, banyak oknum penjual masker mengambil keuntungan ditengah meluasnya Covid-19 dengan menaikkan harga.

Berdasarkan pantauan IDX Channel dari penelusuran via situs belanja online pada Rabu (4/3/2020), harga masker nexcare 3M dibanderol Rp420 ribu isi 36 pcs, sedangkan masker maskin N95 ditawarkan hingga Rp1,5 juta isi 10 pcs.

Meroketnya harga masker tersebut membuat masyarakat yang memang membutuhkan menjadi sulit untuk membeli, ditambah adanya oknum yang menimbun produk tersebut. Melihat hal itu, Ramayana Departemen Store melakukan langkah manusiawi dengan menjual 1 pak masker hanya untuk 1 pembeli saja.

Dilansir pada IG story akun instagram @ramayanadepstore, Rabu (4/3/2020), disebutkan bahwa masker mulai didistribusikan kembali ke supermarket yang ada di Ramayana dan dijual dengan harga normal yaitu Rp5.000 per pack isi 2.

“Per customer hanya boleh beli 1 ya, bukan untuk di perjual-belikan atau untuk di stock. Mari kita utamakan yang sakit atau yang membutuhkan. #SehatHakSegalaBangsa,” tulis akun instagram @ramayanadepstore di IG stories.

Tak hanya masker, produk hand sanitizer pun ikut dijual dengan harga normal. Hal ini membuat masyarakat berterima kasih atas langkah bijak yang diambil Ramayana Departemen Store dengan tidak melipat gandakan harga masker dan alat sanitizer.

“Sebuah langkah yang patut diapresiasi, Terima kasih @ramayanadeptstore,” tulis pemilik akun Instagram @caka_wind.

Tak hanya Ramayana, retail Indomaret juga melakukan hal yang sama melalui potongan harga pada beberapa item yang dijual. Tertera pada katalog promosi bulanannya mulai tanggal 4-10 maret harga Softies Anti Bacterial (Tissue anti bakteri) dibanderol Rp9.000 yang awalnya seharga Rp10.900.

Selain itu, diketahui Sensi yang dikenal sebagai produsen masker juga menjual produknya dengan cara berkeliling di kota Depok, Jawa Barat. Menerjunkan 2 unit kendaraan, Sensi menjual sebungkus masker dengan isi 6 seharga Rp20.000.

“Langkah ini bisa membantu warga yang membutuhkan masker,” tulis pemilik akun Facebook Muhammad Purwadi. (*)

Rekomendasi Berita
Risiko Investasi Saham
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD