AALI
10125
ABBA
232
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1470
ACST
272
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
1165
ADMF
0
ADMG
167
ADRO
1195
AGAR
410
AGII
1100
AGRO
900
AGRO-R
0
AGRS
595
AHAP
71
AIMS
480
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3220
AKSI
0
ALDO
890
ALKA
238
ALMI
240
ALTO
344
Market Watch
Last updated : 2021/05/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
28013.81
0%
0.00
N225
28608.59
0%
0.00
NYSE
16355.62
0%
0.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,195
Emas
838,803 / gram

IHSG Dibuka Merah, Analis: Berbagai Sentimen Akan Dongkrak Pergerakan

MARKET NEWS
Shelma Rachmahyanti/Sindo
Senin, 19 April 2021 10:29 WIB
Sentimen dari dalam dan luar negeri akan mendongkrak pergerakan IHSG.
Sentimen dari dalam dan luar negeri akan mendongkrak pergerakan IHSG. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada pembukaan perdagangan pagi hari ini (19/4/2021). IHSG tertekan 0,03 persen berada di level 6.084.

Walau demikian, Equity Analyst PT Philip Sekuritas Indonesia Dustin Dana Pramitha menuturkan, berbagai sentimen global dan domestik akan menjadi mendongkrak pergerakan IHSG hari ini. Seperti, adanya rilis data laporan keuangan di Amerika Serikat dari beberapa emiten khususnya perbankan yang melebihi ekspetasi.

“Selain itu ada juga data ekonomi yang membaik ya, di antaranya inflasi yang masih dalam range yang diekspetasikan oleh para analis. Jadi hal itu mengurangi kekhawatiran investor yang sebelumnya mengkhawatirkan tingkat inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan. Kemudian, ada ekonomi China yang tumbuh 18,3%,” tuturnya dalam acara Market Opening IDX Channel, Senin (19/4/2021).

Lanjutnya, dari dalam negeri sentimen datang dari pertumbuhan kinerja manufaktur yang semakin membaik dan data otomotif secara year on year (yoy) naik sebesar 10,5 persen.

Di samping itu, juga ada kinerja ekspor yang meningkat sebesar 30 persen menyebabkan neraca perdagangan Indonesia surplus USD1,56 miliar di bulan Maret.

Sementara itu, kata dia, upaya pemerintah menggencarkan vaksinasi dan sedikit dilonggarkannya kegiatan masyarakat diharapkan Indonesia akan merasakan adanya pemulihan ekonomi pada tahun ini walaupun tidak secepat negara-negara lain. (TIA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD