AALI
10125
ABBA
232
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1470
ACST
272
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
1165
ADMF
0
ADMG
167
ADRO
1195
AGAR
410
AGII
1100
AGRO
900
AGRO-R
0
AGRS
595
AHAP
71
AIMS
480
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3220
AKSI
0
ALDO
890
ALKA
238
ALMI
240
ALTO
344
Market Watch
Last updated : 2021/05/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
28013.81
0%
0.00
N225
28608.59
0%
0.00
NYSE
16355.62
0%
0.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,195
Emas
838,803 / gram

IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Ini Delapan Saham Pilihan

MARKET NEWS
Kunthi Fahmar Sandy/Sindo
Rabu, 10 Februari 2021 07:00 WIB
Di sisi lain, terlihat pola bearish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan masih adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG.
IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Ini Delapan Saham Pilihan (FOTO: MNC Media)
 
IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi wajar 0.44% di level 6181.67 pada 9 Februari 2021. 
 
Berdasarkan rasio fibonacci, adapun support maupun resistance berada pada 6102.22 hingga 6256.03. 
 
Sedangkan berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI mulai bergerak ke bawah dari area netral. 
 
"Di sisi lain, terlihat pola bearish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan masih adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG," kata Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama saat dihubungi di Jakarta, Rabu (10/2/2021). 
 
Adapun, sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut. 
 
1. EXCL
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 2310 – 2330, dengan target harga secara bertahap di 2390, 2500, 2970 dan 3300. Support: 2310 & 2230. 
 
2. HMSP
Pergerakan harga saham menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area 1380 – 1390, dengan target harga secara bertahap di level level 1455, 1820 dan 2550. Support: 1365 & 1260. 
 
3. HOKI
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 990 – 1010, dengan target harga secara bertahap di level 1030, 1060, 1190, 1320 dan 1450. Support: 990 & 930. 
 
4. JSMR
Pergerakan harga saham menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 4480 - 4520, dengan target harga secara bertahap di level 4650, 4930, 5200, 5325 dan 6100. Support: 4370 & 4100. 
 
5. KLBF
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10, MA 60 maupun MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 1500 – 1520, dengan target harga secara bertahap di level 1555, 1695, 1840 dan 1980. Support: 1475 & 1410. 
 
6. MAPI
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 725 – 745, dengan target harga secara bertahap di level 780, 845, 1000 dan 1155. Support: 725 & 690. 
 
7. MEDC
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 670 - 690, dengan target harga secara bertahap di 700, 775 dan 850. Support: 670, 645 & 625. 
 
8. MNCN
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada level 1060 – 1090, dengan target harga secara bertahap di 1160, 1390 and 1620. Support: 1060 & 985.
 
(Sandy)
Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD