AALI
9725
ABBA
302
ABDA
5825
ABMM
1370
ACES
1255
ACST
184
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
175
ADRO
2310
AGAR
360
AGII
1430
AGRO
1275
AGRO-R
0
AGRS
149
AHAP
69
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
172
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1090
AKRA
710
AKSI
690
ALDO
1390
ALKA
292
ALMI
288
ALTO
260
Market Watch
Last updated : 2022/01/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.19
-0.02%
-0.10
IHSG
6611.16
0.16%
+10.34
LQ45
947.02
0.02%
+0.16
HSI
23775.35
-2.12%
-514.55
N225
26170.30
-3.11%
-841.03
NYSE
16236.51
-0.64%
-103.81
Kurs
HKD/IDR 1,844
USD/IDR 14,383
Emas
837,385 / gram

IHSG Diprediksi Menguat Pekan Depan, Sektor Perbankan Jadi Penopang Utama

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Sabtu, 15 Januari 2022 17:00 WIB
IHSG saat ini masih berada di area konsolidasi dan akan menguat apabila menembus area resistennya di 6.750.
IHSG Diprediksi Menguat Pekan Depan, Sektor Perbankan Jadi Penopang Utama (FOTO:MNC Media)
IHSG Diprediksi Menguat Pekan Depan, Sektor Perbankan Jadi Penopang Utama (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat pada perdagangan awal pekan depan, Senin (17/1/2022). 

Founder dan CEO Galeri Saham Rio Rizaldi memaparkan bahwa IHSG saat ini masih berada di area konsolidasi dan akan menguat apabila menembus area resistennya di 6.750. 

Diketahui, hingga sesi terakhir Jumat (14/1/2022), IHSG ditutup naik 0,53% di 6.693,40. Rio mewanti-wanti investor akan risiko profit taking dengan mencermati area support di 6.670. 

"Apabila pekan depan bisa bertahan di 6700an, sangat besar peluang bagi indeks bergerak mengarah ke 7150," kata Rio kepada MNC Portal Indonesia, dikutip Sabtu (15/1/2022). 

Rio mencermati sektor perbankan masih menjadi penggerak indeks acuan pekan depan menyusul pergerakan positif dilihat dari indeks sektor keuangan yang naik 0,39% pekan ini. 

Menurut Rio, kenaikan emiten perbankan bigcaps pekan depan akan terjadi secara bergantian. 

"Kalau kita lihat secara agregat pola pergerakan harga saham bank-bank besar cenderung naik, dan akan bergiliran BCA dulu BRI, kemudian Mandiri," pungkasnya. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD