IHSG Meroket 9,6 Persen Jeda Siang Ditopang Kenaikan Saham Farmasi dan Makanan

Market News
Shifa Nurhaliza
Kamis, 26 Maret 2020 12:45 WIB
Tak tinggal diam setelah terpuruk, IHSG terpantau menguat hingga 278,7 poin atau 9,6% ke 4.316,42 pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (26/3/2020).
IHSG Meroket 9,6 Persen Jeda Siang Ditopang Kenaikan Saham Farmasi dan Makanan. (Foto: Ist)

IDXChannel – Tak tinggal diam setelah terpuruk, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau menguat hingga 278,7 poin atau 9,6% ke 4.316,42 pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (26/3/2020).

Terdapat 294 saham menguat, 100 saham melemah, dan 107 saham stagnan jeda makan siang. Dengan catatan transaksi perdagangan mencapai Rp7,3 triliun dari 6,7 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Tercatat saham-saham top gainers yakni saham PT Kimia Farma Tbk (KAEF) naik Rp240 atau 23% ke Rp1.280, saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp1.125 atau 19,8% ke Rp6.800, dan saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp1.000 atau 19,8% ke Rp6.050.

Sedangkan saham di top losers yakni saham PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) turun Rp11 atau 6,8% ke Rp150, saham PT Blue Bird Tbk (BIRD) turun Rp80 atau 6,6% ke Rp1.130 dan saham PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN) turun Rp18 atau 6,5% ke Rp258.

"Selama kita tutup kemaren, bursa-bursa utama dunia mencatatkan kenaikan tajam terutama di US karena solusi pemberian insentif ekonomi nya sudah disetujui. Jadi kali ini IHSG juga mengikuti pola pergerakan Index dunia yg ada sekarang,” kata Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono W. Widodo dalam pernyataannya kepada awak media, pada Kamis (26/3/2020). (*)

Baca Juga