AALI
9800
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
785
ACES
1485
ACST
300
ACST-R
0
ADES
1685
ADHI
1105
ADMF
8175
ADMG
165
ADRO
1180
AGAR
436
AGII
1100
AGRO
995
AGRO-R
0
AGRS
308
AHAP
73
AIMS
366
AIMS-W
0
AISA
296
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
488
AKRA
3120
AKSI
800
ALDO
795
ALKA
244
ALMI
244
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/04/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
475.19
-1.04%
-5.00
IHSG
5993.24
-0.75%
-45.08
LQ45
892.79
-1.08%
-9.77
HSI
28621.92
-1.76%
-513.81
N225
28508.55
-2.03%
-591.83
NYSE
0.00
-100%
-16107.56
Kurs
HKD/IDR 1,867
USD/IDR 14,505
Emas
832,144 / gram

IHSG Tetap Hijau, Investor Asing Aksi Jual hingga Rp503,1 M

MARKET NEWS
Hafid Fuad/Koran Sindo
Kamis, 08 April 2021 18:12 WIB
Investor asing masih terpantau melakukan aksi jual bersih dengan net sell Rp503,11 miliar di seluruh pasar.
Investor asing masih terpantau melakukan aksi jual bersih dengan net sell Rp503,11 miliar di seluruh pasar. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona hijau. Setelah negatif pada awal perdagangan di level 6035,03, indeks ternyata menuju zona hijau hingga ditutup di level 6071,72 dengan penguatan 0,58 persen dari level penutupan.

Kapitalisasi pasar naik ke level Rp7.198,91 triliun. Sementara nilai transaksi yang tercatat sekitar Rp10,18 triliun. Namun, investor asing masih terpantau melakukan aksi jual bersih dengan net sell Rp503,11 miliar di seluruh pasar.

Analis Infovesta Utama, Praska Putrantyo menilai investor asing masih menunggu kondisi pasar uang AS walaupun The Fed sudah menyatakan akan lanjutkan stimulus fiskalnya. Tapi investor asing seperti masih mengantisipasi lonjakan yield. 

Dirinya memprediksi dalam jangka pendek sepekan kedepan IHSG akan cukup kuat menuju support di level 5.910. Sedang untuk perdagangan besok support di level 5.970. Proyeksi untuk resistance ke level 6.076 hingga 6.117. 

"Secara umum tren IHSG masih akan konsolidasi sepekan kedepan. Pasar akan melihat efektivitas suku bunga rendah dalam penyaluran kredit sektor bank. Tapi investor bisa memanfaatkan kondisi profit taking sekarang bisa untuk aksi buy khususnya sektor bank, konsumer, dan infrastruktur. Ini sektor yang harus dicermati," ujar Praska dalam siaran live Market Closing sesi dua di IDX Channel Jakarta (8/4/2021).

Seluruh sektor terpantau menguat kecuali sektor infrastruktur dan aneka industri yang masing-masing terkoreksi 0,39 persen dan 0,25 persen. Sementara sektor pertambangan menguat paling tinggi 1,63 persen.  Sebanyak 299 saham menghijau, 181 memerah, dan 165 lainnya tidakk beranjak dari posisi semula.(TIA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD