Ini Proyek-Proyek Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 2020

Market News
Fahmi Abidin
Jumat, 24 Januari 2020 13:30 WIB
DJPPR Kemenkeu meresmikan kick off Pelaksanaan Proyek Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun 2020.
Ini Proyek-Proyek Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 2020. (Foto: Kemenkeu)

IDXChannel - Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) meresmikan kick off Pelaksanaan Proyek Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun 2020 dalam Forum Koordinasi Penyiapan Proyek Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun 2021 di gedung DJPPR, Jakarta, pada Kamis (23/01/2020).

Proyek-proyek yang akan diluncurkan pada tahun anggaran 2020 adalah 728 proyek yang tersebar di 34 propinsi, sebagai berikut:

  1. Total 30 proyek infrastruktur transportasi pada Kementerian Perhubungan dengan nilai Rp6,90 Triliun;
  1. Total 171 proyek infrastruktur jalan dan jembatan pada Direktorat Jenderal Bina Marga pada Kemen PUPR dengan nilai pembiayaan Rp10,60 triliun;
  1. Total 66 proyek infrastruktur pengendalian banjir dan lahar, pengelolaan bendungan dan embung, serta pengelolaan drainase utama perkotaan pada Ditjen SDA Kemen PUPR dengan nilai pembiayaan Rp4,50 triliun;
  1. Total 10 proyek embarkasi haji dan 40 proyek pusat pelayanan haji terpadu di Ditjen PHU Kemenag senilai Rp460 miliar;
  1. Total 6 pembangunan sarana dan fasilitas gedung PTKIN dan 136 madrasah di Ditjen Pendidikan Islam Kemenag senilai Rp2,09 triliun;
  1. Total 228 proyek pembangunan dan rehabilitasi gedung balai nikah dan manasik haji di Ditjen Bimas Islam Kemenag senilai Rp356,25 miliar;
  1. Total 6 proyek pembangunan pusat konservasi, 1 proyek pembangunan sekolah menengah kehutanan negeri dan 2 pembangunan laboratorium di Kemen LHK senilai Rp237,41 miliar;
  1. Total 24 proyek pembangunan gedung perguruan tinggi di Kemen Ristekdikti senilai Rp1,49 triliun;
  1. Total 1 proyek pengembangan laboratorium di BSN senilai Rp70 miliar;
  1. Total 4 proyek pembangunan laboratorium di LIPI senilai Rp500 miliar; dan
  1. Total 1 proyek laboratorium pengujian komponen peseta di LAPAN senilai Rp125 miliar.

Sebagai informasi, untuk tahun anggaran 2020, pembiayaan proyek melalui SBSN dialokasikan sebesar Rp27,35 triliun.

Jumlah Kementerian/Lembaga pemrakarsa proyek SBSN pada 2020 juga semakin banyak, meliputi 17 unit eselon I di 8 K/L dari tahun sebelumnya hanya 16 unit eselon I di 7 K/L. (*)

Baca Juga