Ini Strategi Mandiri dan BTN Gunakan Dana Rp30 Triliun yang Dititipkan Pemerintah

Market News
Shifa Nurhaliza
Kamis, 25 Juni 2020 10:45 WIB
Selain BRI yang akan fokus kepada pertumbuhan UMKM, Mandiri hingga BTN pun menyiapkan fokus strategi penggunaan dana tersebut.
Ini Strategi Mandiri dan BTN Gunakan Dana Rp30 Triliun yang Dititipkan Pemerintah. (Foto: Ist)

IDXChannel – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan akan menempatkan uang negara sebesar Rp30 triliun pada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional. Selain BRI yang akan fokus kepada pertumbuhan UMKM, Mandiri hingga BTN pun menyiapkan fokus strategi penggunaan dana tersebut.

Dikatakan Dirut Bank Mandiri, Royke Tumilaar, pihaknya apresiasi terhadap kesempatan yang diberikan Pemerintah untuk penempatan dana yang relatif murah itu.

”Jadi kita memang sudah mempersiapkan setelah kita melakukan restrukturisasi. Periode restrukturisasi yang kita mulai dari akhir Maret sampai dengan Juni kami juga sudah siap Mandiri telah siap untuk melakukan ekspansi,” kata Dirut Mandiri.

Menurut Dirut Mandiri, ekspansi yang akan dilakukan terutama di daerah-daerah yang punya kesempatan untuk diberikan pertumbuhan, terutama daerah wisata, perdagangan, dan sektor-sektor lain yang bisa menjadi tumpuan supaya sektor UMKM bisa cepat pulih kembali.

Senada dengan Dirut BRI dan Bank Mandiri, Dirut BTN Pahala N Mansury, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Republik Indonesia yang memberikan kepercayaan.

Menurut Dirut BTN, fokusnya adalah kepada sektor perumahan tentunya komitmen BTN dari dana yang ditempatkan akan melakukan ekspansi sampai dengan 3 kali dari jumlah yang ditempatkan. ”Fokus kami nanti 40 persen akan disalurkan tentunya kepada KPR bersubsidi, di mana pada saat yang sama juga saat ini sedang berjalan paket stimulus kedua,” jelas Dirut BTN.

Pada kesempatan itu, Dirut BTN juga menyampaikan telah diberikan kepercayaan juga untuk bisa menyalurkan kurang lebih sekitar 146.000 rumah bersubsidi dan total yang nanti akan disalurkan sampai dengan akhir tahun diperkirakan sekitar Rp18 sampai dengan Rp20 triliun.

”Selain itu, juga tentunya kredit konstruksi yang terkait dengan KPR bersubsidi dan juga untuk KPR nonsubsidi. Jadi kami optimis bahwa harapan yang ditaruh pada Bank BTN ini akan bisa terlaksana,” pungkas Dirut BTN. (*)

Baca Juga