Investasi di Indonesia Tidak Dilirik Asing, Menko Luhut: Kita Tiru Vietnam
Market News
Fahmi Abidin
6 hari yang lalu
Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman menyarankan agar Indonesia belajar dari regulasi investasi dari Vietnam.
Investasi di Indonesia Tidak Dilirik Asing, Menko Luhut: Kita Tiru Vietnam. (Foto: Ist)

IDXChannel – Investor asing tidak tertarik untuk menanamkan dana di Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman menyarankan agar Indonesia belajar dari regulasi Vietnam.

Dikatakan Menko Luhut, Indonesia memiliki terlalu banyak regulasi yang berbelit terhadap investasi sehingga membuat investor enggan menanamkan dana. “Kita belum kebagian (relokasi perusahaan dari China), karena kita masih banyaknya peraturan yang berbelit. Itu sekarang oleh Presiden Jokowi dipotongin semua itu," jelasnya ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (9/9).

Tercatat berdasarkan hasil riset Bank Dunia berjudul Global Economic Risks and Implications for Indonesim, dalam kurun waktu Juni-Agustus 2019, sebanyak 33 perusahaan dari China melakukan relokasi dengan 23 perusahan di Vietnam. Sedangkan 10 perusahaan lainnya relokasi ke Malaysia, Thailand dan Kamboja.

Dengan jumlah regulasi yang cukup besar ini Luhur menyampaikan, Indonesia akan mengikuti Vietnam dan beberapa negara Asia lainnya dalam pembuatan regulasi untuk memikat investasi. “Kita akan tiru Vietnam, juga Thailand, Malaysia itu saja benchmark kita,” imbuhnya.

Menurut Luhut, pada kenyataannya dibalik itu semua Indonesia masih memiliki beberapa perusahaan asing yang berniat berinvestasi. Terlihat dari 11 perusahaan yang akan membangun industri di Manokwari, Sulawesi Tengah.

Luhut menyampaikan bahwa sebenarnya ada beberapa perusahaan asing yang berniat menanamkan dananya di Indonesia. “Morowali itu salah satu case, yang tanpa disadari sudah ada lebih 11 perusahaan yang masuk di sana relokasi ke kita. Seperti baterai lithium dia mau bikin pabriknya di sini, karena hampir 80% material baterai lithium ada di Indonesia,” pungkasnya. (*)

Baca Juga