AALI
11175
ABBA
98
ABDA
7025
ABMM
750
ACES
1565
ACST
354
ACST-R
0
ADES
1700
ADHI
1315
ADMF
8450
ADMG
175
ADRO
1175
AGAR
416
AGII
1260
AGRO
1165
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
82
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
296
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
494
AKRA
3720
AKSI
760
ALDO
440
ALKA
246
ALMI
250
ALTO
334
Market Watch
Last updated : 2021/03/08 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.18
-0.26%
-1.33
IHSG
6248.47
-0.16%
-10.28
LQ45
940.24
-0.12%
-1.13
HSI
28540.83
-1.92%
-557.46
N225
28743.25
-0.42%
-121.07
NYSE
0.00
-100%
-14959.40
Kurs
HKD/IDR 1,850
USD/IDR 14,365
Emas
784,444 / gram

Investor Lakukan Profit Taking, IHSG Melemah Sore Ini

MARKET NEWS
Oktiani/Koran Sindo
Jum'at, 15 Januari 2021 18:15 WIB
Pada akhir perdagangan Jumat (15/1/2021), IHSG ditutup melemah 0,85% ke level 6.373,41, diakibatkan aksi profit taking yang dilakukan investor.
Investor Lakukan Profit Taking, IHSG Melemah Sore Ini. (Foto : MNC Media)

IDXChannel - Pada akhir perdagangan Jumat (15/1/2021), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,85% ke level 6.373,41, diakibatkan aksi profit taking yang dilakukan investor setelah naik secara signifikan selama sepekan terakhir.

Dalam program 2nd Session Closing Market di IDX Channel, Pengamat Pasar Modal Rovandi mengatakan, bahwa penurunan IHSG pada akhir pekan ini dinilai wajar setelah mengalami kenaikan secara signifikan dalam 2-3 hari sebelumnya.

"Memang dalam 3 hari ini harga mulai terlihat sinyal akan melambat dan hari ini terkoreksi cukup dalam. Saya rasa wajar setelah kenaikan signifikan dari 6.000 hanya dalam beberapa hari saja, akhirnya terkoreksi 1%," ujar Rovandi.

Akan ada pelemahan lanjutan di minggu depan namun diperkirakan akan kembali rebound ke atas. "Support di 6.270 dan akan rebound kembali ke atas. Saya rasa ini koreksi saja, hanya sementara di luar sentimen vaksin dan lainnya," ujar Rovandi.

Sektor aneka industri, perkebunan dan keuangan menjadi sektor pemberat pada perdagangan hari ini. Masing-masing turun 2,43%, 1,43%, dan 1,41%. Sejalan itu juga dengan aksi net sell asing sebesar Rp165 miliar pada pasar reguler. (*)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD