AALI
10850
ABBA
73
ABDA
6950
ABMM
745
ACES
1565
ACST
358
ACST-R
0
ADES
1680
ADHI
1320
ADMF
8450
ADMG
174
ADRO
1180
AGAR
418
AGII
1270
AGRO
1215
AGRO-R
0
AGRS
805
AHAP
61
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
302
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
492
AKRA
3400
AKSI
765
ALDO
440
ALKA
238
ALMI
250
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/03/05 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.51
-0.71%
-3.59
IHSG
6258.75
-0.51%
-32.05
LQ45
941.36
-0.75%
-7.11
HSI
29098.29
-0.47%
-138.50
N225
28864.32
-0.23%
-65.79
NYSE
14959.41
-1.58%
-239.78
Kurs
HKD/IDR 1,843
USD/IDR 14,300
Emas
778,890 / gram

Investor Lakukan Profit Taking, IHSG Melemah Sore Ini

MARKET NEWS
Oktiani/Koran Sindo
Jum'at, 15 Januari 2021 18:15 WIB
Pada akhir perdagangan Jumat (15/1/2021), IHSG ditutup melemah 0,85% ke level 6.373,41, diakibatkan aksi profit taking yang dilakukan investor.
Investor Lakukan Profit Taking, IHSG Melemah Sore Ini. (Foto : MNC Media)

IDXChannel - Pada akhir perdagangan Jumat (15/1/2021), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,85% ke level 6.373,41, diakibatkan aksi profit taking yang dilakukan investor setelah naik secara signifikan selama sepekan terakhir.

Dalam program 2nd Session Closing Market di IDX Channel, Pengamat Pasar Modal Rovandi mengatakan, bahwa penurunan IHSG pada akhir pekan ini dinilai wajar setelah mengalami kenaikan secara signifikan dalam 2-3 hari sebelumnya.

"Memang dalam 3 hari ini harga mulai terlihat sinyal akan melambat dan hari ini terkoreksi cukup dalam. Saya rasa wajar setelah kenaikan signifikan dari 6.000 hanya dalam beberapa hari saja, akhirnya terkoreksi 1%," ujar Rovandi.

Akan ada pelemahan lanjutan di minggu depan namun diperkirakan akan kembali rebound ke atas. "Support di 6.270 dan akan rebound kembali ke atas. Saya rasa ini koreksi saja, hanya sementara di luar sentimen vaksin dan lainnya," ujar Rovandi.

Sektor aneka industri, perkebunan dan keuangan menjadi sektor pemberat pada perdagangan hari ini. Masing-masing turun 2,43%, 1,43%, dan 1,41%. Sejalan itu juga dengan aksi net sell asing sebesar Rp165 miliar pada pasar reguler. (*)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD