Jasa Marga Dipanggil DPR, Sebut Utang Pemerintah Rp5 triliun Belum Dibayar

Market News
Fahmi Abidin
2 hari yang lalu
Direktur Jasa Marga Subakti Syukur menyebutkan bahwa Pemerintah masih berutang kepada operator jalan tol ini sebesar Rp5 triliun sejak 2016.
Jasa Marga Dipanggil DPR, Sebut Utang Pemerintah Rp5 triliun Belum Dibayar. (Foto: Ist)

IDXChannel – Komisi VI DPR RI memanggil PT Jasa Marga (persero) Tbk (JSMR) terkait pembahasan utang Pemerintah kepada BUMN. Direktur Jasa Marga Subakti Syukur menyebutkan bahwa Pemerintah masih berutang kepada operator jalan tol ini sebesar Rp5 triliun sejak 2016.

Hingga 26 Juni 2020, ungkap Subakti, utang Pemerintah kepada Jasa Marga mencapai Rp5,02 triliunyang terkait realisasi dana talangan pembebasan lahan tahum 2016 hingga 2020.

“Dimana dari total pengeluaran dana pembasan lahan yang mencapai Rp27,267 triliun baru dicairkan sebanyak Rp22,24 triliun sehingga JSMR memiliki piutang sebesar Rp5,02 triliun,” sebut Subakti seperti dikutip Video Journalist IDX Channel Ade Firmansyah

Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Muhammad Hekal yang membahas pencairan utang Pemerintah kepada BUMN, salah satunya Jasa Marga yanh berlangsung selama dua jam lebih tersebut menyebutkan bahwa pendanaan yang didapat perseroan untuk pengadaan tanah berasal dari pemegang saham dan perbankan.

Oleh karena itu, perusahaan operator jalan tol ini harus menanggung beban cost of fund dari kreditur senilai Rp 2,86 triliun. Pemerintah baru membayar Rp1,19 triliun, sehingga perseroan masih menanggung beban bunga Rp1,67 triliun.

Sekedar diketahui, terkait pembayaran utang tersebut pemerintah memakai suku bunga acuan Bank Indonesia sebesar 4,5-5%. Masalahnya pinjaman perseroan masih menggunakan bunga komersial 8,5-10,5%. Sehingga ditambahkan Subakti ada selisih bunga yang belum dibayar sebesar Rp1,67 triliun.

Melihat hal tersebut, Subakti dalam RDP di gedung DPR, Jakarta, meminta Pemerintah untuk segera membayar utang kepada perseroan agar beban yang ditanggung Jasa Marga segera terselesaikan. (*)

Baca Juga