AALI
8250
ABBA
214
ABDA
6025
ABMM
3960
ACES
610
ACST
176
ACST-R
0
ADES
7175
ADHI
715
ADMF
8300
ADMG
167
ADRO
3960
AGAR
292
AGII
2350
AGRO
550
AGRO-R
0
AGRS
90
AHAP
85
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
164
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1635
AKRA
1350
AKSI
316
ALDO
655
ALKA
290
ALMI
392
ALTO
181
Market Watch
Last updated : 2022/09/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.58
0.21%
+1.10
IHSG
7040.80
0.07%
+4.60
LQ45
1011.48
0.24%
+2.44
HSI
17222.83
0.33%
+56.96
N225
25937.21
-1.84%
-484.84
NYSE
13608.29
-1.63%
-224.91
Kurs
HKD/IDR 1,939
USD/IDR 15,260
Emas
819,860 / gram

Kenaikan Suku Buka Kurang Direspon, Rupiah Melemah ke Rp15.037 per USD

MARKET NEWS
Advenia Elisabeth/MPI
Jum'at, 23 September 2022 16:28 WIB
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 14 poin di level Rp 15.037 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini.
Kenaikan Suku Buka Kurang Direspon, Rupiah Melemah ke Rp15.037 per USD (Foto: MNC Media)
Kenaikan Suku Buka Kurang Direspon, Rupiah Melemah ke Rp15.037 per USD (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Nilai tukar rupiah ditutup melemah 14 poin di level Rp 15.037 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini, Jumat (23/9/2022). 

Pengamat Pasar Uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, salah satu faktor internal pemicu mata uang garuda ini melemah karena dipicu oleh kenaikan suku bunga acuan 50 basis points yang dirilis Bank Indonesia (BI) kurang direspon pasar. 

"Kenaikan suku bunga 50 basis poin kurang direspon pasar. Namun BI optimis bahwa pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan tetap tumbuh di kisaran 4,5% hingga 5,3% dengan kecenderungan ke atas," kata Ibrahim dalam rilis hariannya. 

Lanjut dia, Bank Indonesia juga yakin bahwa perbaikan ekonomi nasional terus berlanjut dengan semakin membaiknya permintaan domestik dan tetap positifnya kinerja ekspor. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD