Kerjasama dengan 30 Industri Lokal Penyedia Komponen, Pabrik Esemka Resmi Berdiri
Market News
Fahmi Abidin
Jumat, 06 September 2019 16:00 WIB
Dikatakan Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartato, PT ESEMKA telah bekerja sama dengan 30 industri lokal penyedia komponen.
Kerjasama dengan 30 Industri Lokal Penyedia Komponen, Pabrik Esemka Resmi Berdiri. (Foto: Ist)

IDXChannel – Industri otomotif Indonesia menunjukkan kesiapannya untuk bersaing. Hal tersebut terlihat saat Presiden Joko Widodo melakukan peresmian pabrik PT Solo Manufaktur Kreasi (ESEMKA) di Solo, Jumat, (9/6).

Dikatakan Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartato, PT ESEMKA telah bekerja sama dengan 30 industri lokal penyedia komponen dan sudah siap untuk melakukan produksi secara masal.

Menurut Airlangga, industri otomotif di Indonesia akan terus berkembang dan menyebar kedepannya. Hal ini dimungkinkan karena dengan adanya peningkatan investasi di bidang ini. Selain itu juga produk yang dijual dengan harga dibawah Rp 200juta dinilai memiliki peluang bisnis yang menjanjikan.

“Nah, seperti jenis komersial ini (BIMA 1.2 dan 1.3), dilihat juga yang penting itu kapasitas muatan isinya. Artinya, semakin bisa menampung banyak muatannya, potensi lakunya tinggi,” imbuh Menperin.

Demi terwujudnya Indonesia 4.0, pemerintah juga sangat mendukung upaya pengembangan industri di area otomotif. Hal ini dikarenakan bidang otomotif adalah salah satu dari lima sektor manufaktur prioritas agar memiliki daya saing global.

Kehadiran mobil bermerek ESEMKA ini diharapkan mampu menyerap produksi komponen otomotif terutama untuk Industri Kecil Menengah (IKM). Dengan demikian jumlah impor untuk komponen di bidang otomotif akan semakin kecil, sehingga Indonesia akan lebih mandiri terutama di sektor otomotif. Menperin berharap peresmian pabrik ini juga diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru untuk masyarakat Indonesia.

“Pada tahap awal akan menyerap 300 tenaga kerja untuk satu shift. Kalau kapasitasnya nanti bertambah, tentu bertambah juga jumlah tenaga kerjanya. Ini untuk tenaga kerja lokal,” ujarnya (*)

Baca Juga