Laba Mandiri Turun Jadi Rp14,02 Triliun di Kuartal III-2020

Market News
Shifa Nurhaliza
Senin, 26 Oktober 2020 13:15 WIB
PT Bank Mandiri (BMRI) mencetak laba bersih sebesar Rp 14,02 triliun pada kuartal III-2020.
Laba Mandiri Turun Jadi Rp14,02 Triliun di Kuartal III-2020. (Foto: Ist)

IDXChannel - Emiten perbankan PT Bank Mandiri (BMRI) mencetak laba bersih sebesar Rp 14,02 triliun pada kuartal III-2020 atau turun 30,73% atau 31% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy) sebesar Rp20,25 triliun.

Diungkapkan Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Ahmad Siddik Badruddin, penurunan laba bersih Bank Mandiri sejalan dengan pendapatan operasional yang turun menjadi Rp62,97 triliun dari Rp64,965 triliun.

"Sementara itu net interest income sebeaar Rp43,38 triliun atau turun 4,27% dan fee based income yang sebesar Rp19,58 triliun atau turun 0,26%," katanya saat konferensi pers virtual di Jakarta, dikutip Okezone, Senin (26/10/2020).

Dimana perseroan juga akan terus memastikan strategi pertumbuhan yang berkesinambungan melalui penerapan prinsip kehati-hatian dan analisis sektor yang cermat dalam penyaluran kredit.

Sementara itu, Rasio Non Performing Loan (NPL) secara gross masih terjaga di level 3,33% secara konsolidasi. Guna mengantisipasi potensi ketidakpastian ekonomi ke depan, perseroan juga membangun pencadangan untuk memastikan terjaganya kualitas aset.

"Per September 2020, rasio coverage CKPN konsolidasi kami berada di kisaran 205,15% sebagai antisipasi penurunan kualitas kredit akibat pandemi covid-19," ungkap Direktur Utama Bank Mandiri Terpilih Darmawan Junaidi.

Meski meningkatkan pencadangan, Bank Mandiri memastikan bahwa likuiditas perseroan berada pada level yang aman. Hal ini didukung oleh pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) konsolidasi yang mencapai 14,92% secara tahunan, menjadi Rp1.024,2 triliun, dimana komposisi dana murah mencapai 61,9%.

Sekadar informasi, dengan berbagai strategi bisnis tersebut Bank Mandiri pun mampu menjaga kinerja perseroan dengan pencapaian aset konsolidasi yang sebesar Rp1.407 triliun atau meningkat 10,27% yoy. (*)

Baca Juga