Mark Dynamics Sukses Raih The Best Rookie di IDX Channel Innovation Awards 2019
Market News
Fahmi Abidin
6 hari yang lalu
PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) berhasil menambah catatan gemilangnya di tahun ini dengan memenangkan penghargaan khusus sebagai ‘The Best Rookie’.
Mark Dynamics Sukses Raih The Best Rookie di IDX Channel Innovation Awards 2019. (Foto: IDXChannel)

IDXChannel - PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) berhasil menambah catatan gemilangnya di tahun ini dengan memenangkan penghargaan khusus sebagai ‘The Best Rookie’ dalam IDX Channel Innovation Award 2019, yang diselenggarakan di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (14/8).

“Inovasi, memberikan value kepada pelanggan kita. Pertama dari segi bisnis kita yang unik, type of business kita membuat cetakan sarung tangan, kita supply ke produsen. Jadi dari bisnisnya sendiri kita sudah unik, dan inovasi yang kita berikan kepada pelanggan yaitu memberikan nilai tambah, value. Dari internal, kita inovasi membuat bahan baku sendiri, melakukan efisiensi terhadap seluruh produk yang ada,” kata Presiden Direktur Mark Dynamics Indonesia Ridwan Goh saat ditemui reporter IDX Channel. 

Ditambahkan Ridwan Goh, perusahaan akan terus melakukan terobosan baru. “Bagaimana kita bisa tranform proses produksi itu menjadi lebih efisien dan kita juga akan meningkatkan produktivitas dari tim MARK sendiri.”  

Terkait dengan kemenangan di kategori khusus The Best Rookie, menurut Ridwan Goh, penilaiannya sangat objektif dan spesifik. “Senang. Karena ini kategori khusus yang pertama (best rookie) dan kita menang. Tidak hanya dilihat dari laporan keuangan, tapi kita juga diinterview, dipanggil satu per satu, dimintai keterangan yang detil, jadi saya rasa cukup spesifik, sehingga penilaiannya memang benar-benar objektif,” imbuhnya.  

Sekadar informasi, perusahaan asal Sumatera Utara ini didirikan pada 10 April 2002. MARK bergerak dalam bidang industri pengolahan porselin dan industri bahan bangunan dari porselin khususnya sebagai cetakan sarung tangan berbahan karet atau sintetis. MARK mulai tercatat dan diperdagangkan di BEI sejak 12 Juli 2017. 

Laporan Keuangan MARK juga menunjukkan kinerja perusahaan yang meningkat signifikan. Perusahaan membukukan peningkatan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 23,5% menjadi Rp 45,11 miliar hingga semester I-2019, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 36,54 miliar. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan kenaikan penjualan sebanyak 13,1% dari Rp 155,45 miliar menjadi Rp 175,80 miliar. 

Kontributor penjualan terbesar berasal dari pasar ekspor mencapai 92,3% atau Rp 162,30 miliar terhadap total pendapatan. Sedangkan sisanya disumbangkan penjualan domestik sebesar 7,7% atau Rp 13,50 miliar. 

Hal yang paling menarik, ungkap Ridwan, Mark Dynamics mencetak kenaikan aset sebesar 28,7% menjadi Rp 409,55 miliar hingga akhir Juni 2019, dibandingkan akhir 2018 senilai Rp 318,08 miliar. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa perseroan sedang melakukan ekspansi bisnis, baik memasuki pasar baru dan akuisisi perusahaan. 

Dia menjelaskan, perseroan juga sedang menjajaki ekspor produk ke Sri Lanka dan India, selain Tiongkok dan Vietnam yang sudah dirambah tahun ini. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan laba bersih menjadi Rp 100 miliar tahun 2019. “Dengan PE sebesar 20 kali dan margin keuntungan sebesar 26%, perseroan merupakan perusahaan dengan prospek yang menarik,” terangnya. (*)

Baca Juga