AALI
8125
ABBA
575
ABDA
0
ABMM
1300
ACES
1285
ACST
260
ACST-R
0
ADES
2380
ADHI
715
ADMF
7600
ADMG
226
ADRO
1265
AGAR
400
AGII
1705
AGRO
2820
AGRO-R
0
AGRS
226
AHAP
59
AIMS
426
AIMS-W
0
AISA
218
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
620
AKRA
3540
AKSI
440
ALDO
645
ALKA
232
ALMI
232
ALTO
308
Market Watch
Last updated : 2021/07/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
443.65
-0.89%
-3.98
IHSG
6089.81
-0.12%
-7.24
LQ45
830.89
-0.83%
-6.93
HSI
25113.94
0.11%
+27.51
N225
27620.68
-1.25%
-349.54
NYSE
16520.96
-0.27%
-44.35
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,495
Emas
840,998 / gram

Menakar Potensi Otomotif di 2020, Nissan Fokus Edukasi Pasar soal Mobil Listrik

MARKET NEWS
Fahmi Abidin
Rabu, 04 Desember 2019 19:30 WIB
Potensi Indonesia masih luar biasa terutama dengan revolusi industri di era 4.0, hingga kemunculan mobil listrik di sejumlah negara.
Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia Isao Sekiguchi. (Foto: Aldi/IDXChannel)

IDXChannel – Menghadapi tantangan pasar otomotif di 2020, Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia Isao Sekiguchi menyebutkan bahwa potensi Indonesia masih luar biasa terutama dengan revolusi industri di era 4.0, hingga kemunculan mobil listrik di sejumlah negara.

Dikatakan Isao, melirik dari rasio kepemilikan mobil di Indonesia sejatinya masih rendah di level 87, meski demikian hal tersebut justru menjadi peluang besar untuk terus mengedukasi pasar terutama soal perkembangan teknologi di sektor otomotif.

“Angka pengguna mobil di Indonesia hanya 87 (per 1.000 populasi), dari seluruh tempat pemasaran (negara) tempat saya bekerja, Indonesia memiliki kesempatan yang sangat besar,” katanya pada seminar di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (4/12/2019).

Dijelaskan Isao, diprediksi pada 2050, setidaknya 2 dari 5 orang akan tinggal di perkotaan dan kita sudah menyaksikan dampak urbanisasi terhadap lingkungan dan kesehatan.

Membaca prediksi tersebut, ditegaskan bahwa Nissan ingin turut berperan dalam langkah pemerintah yang tertuang di Perpres Nomor 55 Tahun 2019 tentang percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai yang ramah lingkungan.

“Pemerintah Indonesia telah menggenjot kemajuan kendaraan listrik, dan Nissan ingin ikut berperan serta dalam pewujudan tujuan ini,” imbuhnya.

Sejatinya Nissan terus menunjukkan komitmen untuk memperkenalkan elektrifikasi dan mengedukasi mengenai teknologi mobil listrik kepada publik di Indonesia.

“Pengalaman Nissan sebagai pemimpin elektrifikasi dunia melalui Nissan LEAF dan teknologi e-POWER membuat kami ingin berperan sebagai katalis untuk adopsi kendaraan listrik dan terciptanya mobilitas elektrik di Indonesia,” ungkap Isao Sekiguchi.

Nissan juga memaparkan konsep mengenai Nissan Energi, menurutnya mobil listrik lebih dari sekedar kendaraan, melainkan juga penyedia energi bagi rumah dan gedung. Hal itulah yang tengah menjadi fokus Nissan untuk terus mengedukasi pasar di Indonesia. (*)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD