AALI
10850
ABBA
73
ABDA
6950
ABMM
745
ACES
1565
ACST
358
ACST-R
0
ADES
1680
ADHI
1320
ADMF
8450
ADMG
174
ADRO
1180
AGAR
418
AGII
1270
AGRO
1215
AGRO-R
0
AGRS
805
AHAP
61
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
302
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
492
AKRA
3400
AKSI
765
ALDO
440
ALKA
238
ALMI
250
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/03/05 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.51
-0.71%
-3.59
IHSG
6258.75
-0.51%
-32.05
LQ45
941.36
-0.75%
-7.11
HSI
29098.29
-0.47%
-138.50
N225
28864.32
-0.23%
-65.79
NYSE
14959.41
-1.58%
-239.78
Kurs
HKD/IDR 1,843
USD/IDR 14,300
Emas
778,890 / gram

Menkeu Sebut Banyak Orang Ogah Divaksin Covid-19

MARKET NEWS
Rina Anggraeni/Sindonews
Selasa, 19 Januari 2021 20:30 WIB
Menkeu Sri Mulyani mengungkapkan masih banyak masyarakat yang tidak mau disuntik vaksin. Padahal negara lain sampai saat ini masih kesulitan mendapatkan vaksin.
Menkeu Sebut Banyak Orang Ogah Divaksin Covid-19 (FOTO: MNC Media)

IDXChannel -  Pemerintah tengah melaksanakan program vaksinasi Covid-19 gratis skala besar untuk masyarakat. Namun ternyata masih banyak masyarakat menghindari disuntik vaksinasi tersebut.

Hal tersebut seperti diungkapkan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. Padahal, kata dia vaksinasi ini memiliki peran penting untuk menciptakan herd imunity dalam mencegah penularan dan penyebaran virus Covid-19. 

"Banyak yang tidak mau di vaksin dan mau menghindari vaksin ini. Karena aman enggak vaksin. Makanya kita mengkomunikasi pentingnya herd imunty sehingga Indonesia bisa menangani covid ini," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (19/1/2021). 

Ia menambahkan, penolakan vaksin covid-19 ini masih akan terus terjadi. Apalagi adanya mutasi virus baru ini membuat beberapa negara melakukan pengetatan kegiatan atau melakukan lockdown.

"Mutasi virus ini sangat cepat walaupun berbahaya. Karena mereka pengetatan sosial karena muncul varian virus baru," jelasnya. 

Sri Mulyani menambahkan lagi, Indonesia merupakan salah satu negara yang beruntung lantaran mendapat jatah vaksin covid-19. Pasalnya, masih ada negara yang belum mendapatkan akses vaksin tersebut. 

"Jadi kita beruntung telah bisa mengamankan suatu jumlah vaksin yang dibutuhkan untuk Indonesia bisa mendapatkan apa yang disebut herd immunity," tandasnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD