Naik 28,39 Persen, Indofarma Sukses Cetak Penjualan Rp749,2 Miliar

Market News
Shifa Nurhaliza
6 hari yang lalu
PT Indofarma Tbk (INAF) berhasil mencetak penjualan bersih di kuartal III-2020 sebesar Rp749,2 miliar.
Naik 28,39 Persen, Indofarma Sukses Cetak Penjualan Rp749,2 Miliar. (Foto: Ist)

IDXChannel - Emiten farmasi PT Indofarma Tbk (INAF) berhasil mencetak penjualan bersih di kuartal III-2020 sebesar Rp749,2 miliar atau naik 28,39 persen dari periode sama di 2019 sebesar Rp583,5 miliar dengan rugi per saham dasar sebesar Rp6,09.

Dalam laporan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (20/11/2020), Indofarma juga sukses memotong kerugian di kuartal III-2020. Adapun rugi perseroan tercatat sebesar Rp18,8 miliar atau turun 45,80% dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp34,8 miliar.

Sementara itu berdasarkan penjualan bersih perseroan yang terdiri atas lokal dan ekspor, didapatkan hasil untuk sektor lokal, penjualan obat ethical sebesar Rp440,7 miliar atau lebih rendah dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp464,6 miliar, penjualan over the counter sebesar Rp8,35 miliar atau lebih tinggi dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp7,42 miliar.

Selain itu, penjualan alat kesehatan, diagnostik dan lainnya sebesar Rp286,7 miliar atau lebih tinggi dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp101,6 miliar. Tercatat untuk sektor ekspor, penjualan obat ethical sebesar Rp4,42 miliar atau lebih tinggi dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp910,68 juta dan penjualan over the counter sebesar Rp8,95 miliar atau lebih tinggi dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp8,82 miliar.

Indofarma juga mencatatkan adanya penurunan beban pokok penjualan 35,45 persen menjadi Rp565,7 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp417,6 miliar. Perseroan mencatat adanya kenaikan beban penjualan sebesar Rp95,9 miliar dari sebelumnya laba Rp100 miliar.

Sekadar diketahui, Indofarma mencatatkan liabilitas sebesar Rp1 triliun dan ekuitas Rp486,05 miliar. Sedangkan total aset perseroan meningkat menjadi Rp1,4 triliun dibanding periode Desember 2019 sebesar Rp1,3 triliun. (*)

Baca Juga