NPI Triwulan IV 2019 Surplus, Bank Indonesia Sebut Ketahanan Eksternal Terjaga

Market News
Fahmi Abidin
Senin, 10 Februari 2020 11:30 WIB
NPI pada triwulan IV 2019 mencatat surplus sebesar USD4,3 miliar, membaik dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang mengalami defisit sebesar USD46 juta.
NPI Triwulan IV 2019 Surplus, Bank Indonesia Sebut Ketahanan Eksternal Terjaga. (Foto: Ist)

IDXChannel - Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada triwulan IV 2019 mencatat surplus sehingga menopang ketahanan eksternal Indonesia.

NPI pada triwulan IV 2019 mencatat surplus sebesar USD4,3 miliar, membaik dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang mengalami defisit sebesar USD46 juta. Surplus NPI tersebut terutama ditopang oleh surplus transaksi modal dan finansial yang meningkat serta defisit transaksi berjalan yang tetap terkendali.

Disebutkan dalam laman Bank Indonesia, pada Senin (10/2/2020), surplus transaksi modal dan finansial pada triwulan IV 2019 meningkat yang mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian domestik.

Surplus transaksi modal dan finansial pada triwulan IV 2019 tercatat sebesar USD12,4 miliar, lebih tinggi dari surplus pada triwulan sebelumnya sebesar USD7,4 miliar.

“Besarnya surplus tersebut terutama didorong oleh tingginya arus masuk investasi portofolio yang bersumber dari penerbitan obligasi global baik pemerintah maupun korporasi,” tulis pernyataan Bank Indonesia.

Sementara itu, defisit neraca transaksi berjalan pada triwulan IV 2019 tetap terkendali, sehingga turut menopang ketahanan sektor eksternal Indonesia. Defisit neraca transaksi berjalan pada triwulan IV 2019 tercatat sebesar USD8,1 miliar (2,84% dari PDB), ditopang oleh surplus neraca perdagangan nonmigas yang meningkat.

Secara keseluruhan di 2019, perkembangan NPI menunjukkan ketahanan sektor eksternal yang tetap kuat. NPI tahun 2019 mencatat surplus USD4,7 miliar, membaik dari tahun sebelumnya yang mengalami defisit sebesar USD7,1 miliar.

Perkembangan tersebut didorong oleh defisit neraca transaksi berjalan yang membaik serta surplus transaksi modal dan finansial yang meningkat signifikan. Defisit neraca transaksi berjalan pada 2019 tercatat sebesar USD30,4 miliar atau 2,72% dari PDB, membaik dibandingkan dengan defisit pada tahun sebelumnya sebesar 2,94% dari PDB.

Ke depan, Bank Indonesia memprediksi kinerja NPI tetap baik sehingga dapat menopang ketahanan sektor eksternal. Prospek NPI tersebut didukung defisit transaksi berjalan di 2020 yang diperkirakan tetap terkendali dalam kisaran 2,5%-3,0% PDB. (*)

Baca Juga