AALI
7950
ABBA
600
ABDA
0
ABMM
1240
ACES
1320
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2410
ADHI
685
ADMF
7700
ADMG
216
ADRO
1335
AGAR
398
AGII
1790
AGRO
2500
AGRO-R
0
AGRS
264
AHAP
59
AIMS
420
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
650
AKRA
3600
AKSI
422
ALDO
635
ALKA
226
ALMI
270
ALTO
328
Market Watch
Last updated : 2021/07/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
438.19
-1.28%
-5.68
IHSG
6070.04
-0.83%
-50.69
LQ45
823.04
-1.17%
-9.71
HSI
25961.03
-1.35%
-354.29
N225
27283.59
-1.8%
-498.83
NYSE
16697.14
0.75%
+123.58
Kurs
HKD/IDR 1,858
USD/IDR 14,460
Emas
850,320 / gram

Optimasi Operasional, PIS Cetak Laba USD83,70 Juta di 2020 

MARKET NEWS
Rina Anggraeni/Sindonews
Senin, 14 Juni 2021 11:18 WIB
PT Pertamina International Shipping (PIS) telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan untuk kinerja tahun buku 2020 dan catatkan kinerja positif.
MNC Media

IDXChannel - PT Pertamina International Shipping (PIS) telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan untuk kinerja tahun buku 2020. 

Kinerja cemerlang dicetak anak usaha Pertamina Persero yang sudah menjadi Subholding shipping ini di tengah pandemi. Hal ini terlihat dari tingkat rasio kesehatan perusahaan yang mencapai skor 92,46 (kategori sehat AA). 

Untuk tahun buku 2020, perseroan berhasil meraih pendapatan usaha sebesar USD598,86 juta atau melonjak 121% dibandingkan perolehan yang sama di tahun sebelumnya sebesar USD 493,97 juta. Kenaikan tersebut berhasil mendongkrak laba usaha perseroan yang meningkat 146% dari USD 67,62 juta di 2019, menjadi USD 98,83 juta di 2020. 

Di sisi lain, EBITDA PIS meningkat 206% dari USD 80,16 juta di 2019, menjadi USD 164,77 juta. Alhasil, kondisi tersebut membuat laba tahun berjalan juga ikut melonjak 126% dari USD 66,58 juta di 2019 menjadi USD 83,70 juta di 2020. 

"Realisasi Laba Bersih Audited Perusahaan pada tahun 2020 meningkat utamanya disebabkan oleh usaha optimasi operasional yang dilakukan. Kenaikan beban operasi berbanding lurus dengan kenaikan pendapatan secara proporsional. Adapun kenaikan Beban Umum & Administrasi dipengaruhi oleh meningkatnya biaya terkait human capital seiring dengan perluasan struktur organisasi dan biaya konsultansi untuk proses restrukturisasi," tutur Direktur Keuangan Pertamina International Shipping Diah Kurniawati di Jakarta, Senin (14/6/2021)

Kenaikan laba bersih tersebut juga membuat posisi ekuitas perseroan ikut terdongkrak dari USD263,65 juta di 2019 menjadi USD 347,33 juta di 2020. Sementara untuk aset di tahun lalu tercapai USD 548,36 juta atau naik dari tahun sebelumnya sebesar USD 419,06 juta. 

Di sisi lain total liabilitas perseroan untuk 2020 tercatat mencapai USD 201,02 juta atau meningkat dari 2019 yang tercatat sebesar USD 155,40 juta. Hal ini dipengaruhi oleh meningkatnya utang usaha seiring dengan meningkatnya beban operasi. 

Dari aspek aset perusahaan, Total Aset Audited 2020 meningkat disebabkan oleh adanya penambahan Asset Under Construction (2 VLCC New Building). Selain itu, kenaikan aset juga dipengaruhi oleh meningkatnya Kas dan Setara Kas dan pencatatan Aset Hak Guna sebagai salah satu dampak penerapan PSAK 73. 

(IND) 

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD