AALI
8525
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1480
ACES
1350
ACST
250
ACST-R
0
ADES
2940
ADHI
880
ADMF
7675
ADMG
220
ADRO
1335
AGAR
370
AGII
1300
AGRO
2390
AGRO-R
0
AGRS
254
AHAP
63
AIMS
344
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
3880
AKSI
430
ALDO
720
ALKA
238
ALMI
242
ALTO
322
Market Watch
Last updated : 2021/09/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
459.02
0.03%
+0.16
IHSG
6133.25
0.38%
+23.30
LQ45
862.44
-0.03%
-0.26
HSI
24920.76
1.03%
+252.91
N225
30500.05
0.58%
+176.71
NYSE
16576.77
-0.3%
-50.11
Kurs
HKD/IDR 1,825
USD/IDR 14,220
Emas
805,205 / gram

Pagu Anggaran Kemenkeu Sebesar Rp43,3 Triliun Disetujui Komisi XI DPR

MARKET NEWS
Fahmi Abidin
Rabu, 16 September 2020 10:15 WIB
Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengajukan rencana kerja anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Tahun Anggaran (TA) 2021 kepada DPR.
Pagu Anggaran Kemenkeu Sebesar Rp43,3 Triliun Disetujui Komisi XI DPR. (Foto: Kemenkeu)

IDXChannel - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengajukan rencana kerja anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Tahun Anggaran (TA) 2021 kepada DPR. Komisi XI DPR menyetujui pagu anggaran Kemenkeu pada RAPBN 2021 sebesar total Rp43,307 triliun dimana untuk Kemenkeu sendiri Rp34,8 triliun dan untuk satuan kerja (satker) Badan Layanan Umum (BLU) di bawah naungannya sebesar Rp8,5 triliun.

“Kami mengharapkan dukungan dan persetujuan Komisi XI untuk total pagu Rp43,307 triliun yang terdiri dari pagunya Kementerian Keuangan sendiri yaitu Rp34,8 triliun terdiri dari 5 program yang tadi telah kami sampaikan. Untuk Satker BLU sendiri ada Rp8,5 triliun yang telah kami sampaikan terdiri dari Satker LPDP, BPDPKS, PIP, LMAN, PKN STAN, dan BPDLH,” imbuh Sri Mulyani dalam rapat kerja yang dilakukan secara fisik dan virtual, Selasa, (15/09/2020).

Berdasarkan rincian per program, anggaran tersebut akan digunakan untuk kebijakan fiskal sebesar Rp65,696 miliar, pengelolaan penerimaan negara sebesar Rp2,23 triliun, belanja negara Rp33,75 miliar, perbendaharaan kekayaan negara dan risiko Rp233,74 miliar, serta dukungan manajemen Rp40,74 triliun.

Sementara itu, menurut setiap fungsi yaitu Rp40,493 triliun untuk fungsi pelayanan umum, Rp209,9 miliar untuk fungsi ekonomi seperti LNSW, PIP, dan BPDLH, dan Rp2,603 triliun untuk fungsi pendidikan seperti LPDP dan PKN STAN.

“Kami berharap anggaran Kementerian Keuangan Tahun 2021 sebesar empat puluh tiga triliun tiga ratus tujuh miliar dua ratus tujuh puluh tujuh juta lima ratus tujuh puluh sembilan ribu dapat disetujui oleh Komisi XI pada rapat kerja saat ini," ujar Sri Mulyani.

Sedangkan di sisi lain, Ketua Komisi XI DPR Dito Ganinduto menyatakan bahwa Komisi XI menyetujui pagu anggaran Kemenkeu setelah mendengarkan pendapat dari seluruh fraksi.

“Komisi XI DPR RI menyetujui Rencana Kerja Anggaran Kementerian Keuangan dalam RAPBN Tahun Anggaran 2021 sebesar empat puluh tiga triliun tiga ratus tujuh miliar dua ratus tujuh puluh tujuh juta lima ratus tujuh puluh sembilan ribu rupiah," tandas Sri Mulyani. (*)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD