AALI
9800
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
785
ACES
1485
ACST
300
ACST-R
0
ADES
1685
ADHI
1105
ADMF
8175
ADMG
165
ADRO
1180
AGAR
436
AGII
1100
AGRO
995
AGRO-R
0
AGRS
308
AHAP
73
AIMS
366
AIMS-W
0
AISA
296
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
488
AKRA
3120
AKSI
800
ALDO
795
ALKA
244
ALMI
244
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/04/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
475.19
-1.04%
-5.00
IHSG
5993.24
-0.75%
-45.08
LQ45
892.79
-1.08%
-9.77
HSI
28621.92
-1.76%
-513.81
N225
28508.55
-2.03%
-591.83
NYSE
0.00
-100%
-16107.56
Kurs
HKD/IDR 1,867
USD/IDR 14,505
Emas
832,144 / gram

Sentimen Stimulus AS USD1,9 Triliun Tak Berpengaruh, IHSG Melemah 0,16%

MARKET NEWS
Oktiani/Koran Sindo
Senin, 08 Maret 2021 17:15 WIB
IHSG sempat menguat di sesi pertama namun akhirnya ditutup terkoreksi -0,16% di 6,248 seiring dengan pelemahan bursa regional.
Sentimen Stimulus AS USD1,9 Triliun Tak Berpengaruh, IHSG Melemah 0,16% (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,16% ke level 6.248,47 pada penutupan perdagangan, Senin (8/3). IHSG sempat menguat di sesi pertama namun akhirnya ditutup terkoreksi -0,16% di 6,248 seiring dengan pelemahan bursa regional.

Adapun sektor penekan indeks berasal dari sektor pertambangan -2,7%, sektor konsumer -0,52%, dan sektor keuangan -0,43%. Sementara sektor yang menjadi penggerak indeks adalah sektor perkebunan, infrastruktur, dan industri dasar.

Technical Analyst NH Korindo Sekuritas Dimas Pratama mengatakan, paket stimulus fiskal Amerika Serikat (AS) senilai USD1,9 triliun belum mampu memberikan efek pada IHSG pada awal pekan perdagangan ini. Investor masih mencermati ekonomi AS yang belum pulih sehingga ditakutkan akan sedikit menghambat.

"Dari dalam negeri sendiri masih sama seperti minggu lalu. Jadi memang akan bergerak volatile. Pergerakan saat ini kalau bisa di atas 6.340 kita akan konsolidasi," ujarnya pada closing market IDX Channel, Senin (8/3/2021).

Dia menuturkan, untuk sektor pertambangan memang cenderung mengalami pelemahan seiring dengan harga komoditas yang sudah naik cukup tinggi.

"Untuk saham-saham yang terkait komoditas mineral seperti ANTM sudah mulai terjadi sideways sejak pertengahan Januari sampai sekarang. Saat ini level support harusnya di 2.270 dengan target kenaikan paling tidak 2.670. Untuk saham lainnya seperti TINS juga sama posisinya sideways dari pertengahan Januari," tuturnya. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD