Suku Bunga Turun, Gubernur BI Minta Bunga Deposito dan Kredit Menyesuaikan
Market News
Fahmi Abidin
Jumat, 20 September 2019 10:15 WIB
Gubernur BI Perry Warjiyo meminta perbankan segera menurunkan juga bunga deposito dan bunga kredit pasca suku bunga acuan diturunkan.
Suku Bunga Turun, Gubernur BI Minta Bunga Deposito dan Kredit Menyesuaikan. (Foto: Ist)

IDXChannel - Pasca Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,25%, Gubernur BI Perry Warjiyo meminta perbankan segera menurunkan juga bunga deposito dan bunga kredit.

Dikatakan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, dengan penurunan suku bunga sebanyak tiga kali ini diharapkan perbankan juga bisa segera menyesuaikan. Sehingga pertumbuhan kredit perbankan bisa tercapai sesuai target.

Berdasarkan data BI rata-rata tertimbang suku bunga deposito juga menurun 10 bps dibandingkan dengan level Juli 2019 sehingga tercatat 6,70% pada Agustus 2019. Suku bunga kredit juga mulai menurun terutama pada kredit investasi dan kredit modal kerja.

"Kami harapkan bank menurunkan bunga deposito dan bunga kredit, agar bisa mendorong pertumbuhan. Meski kami paham ini memerlukan waktu, tapi jangan lama-lama," kata Perry di Komplek Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (19/9).

Menurut Perry, penurunan bunga deposito dan bunga kredit oleh perbankan bisa mendorong konsumsi, investasi. Sehingga target pertumbuhan ekonomi 5,1% pada akhir tahun nanti bisa tercapai.

"Permintaan kredit akan naik, investasi naik, konsumsi naik dan pertumbuhan ekonomi akan naik lagi, kami harapkan bunga kredit bisa lebih cepat turun agar ekonomi bergerak naik," imbuhnya.

Sekadar informasi, dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 18-19 September 2019, BI memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI Rate) sebesar 25 basis points (bps) atau 0,25%. Dengan demikian, suku bunga acuan BI menjadi berada di level 5,25% dari level 5,50%. (*)

Baca Juga