Sulit  Produksi Minyak Mentah, Ini Potensi Energi Baru Terbarukan Indonesia
Market News
Fahmi Abidin
Rabu, 16 Oktober 2019 15:45 WIB
Indonesia sedang mengalami kesulitan untuk mempertahankan produksi minyak mentah 800 ribu barel per hari. konsumsi di Indonesia capai 1 juta barel per hari.
Sulit Produksi Minyak Mentah, Ini Potensi Energi Baru Terbarukan Indonesia. (Foto: Ist)

IDXChannel – Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan, Kementerian ESDM Harris, mengatakan bahwa Indonesia sedang mengalami kesulitan untuk mempertahankan produksi minyak mentah 800 ribu barel per hari.

Sementara itu jumlah konsumsi energi minyak di Indonesia mencapai 1 juta barel per hari, sehingga untuk menutupi kekurangan ini Indonesia harus impor.

“Nah apakah kita akan terus seperti itu, tentunya tidak. Kita harus melihat energi – energi yang lain,” katanya saat menjadi narasumber acara spesial yang diadakan IDXChannel yang bertajuk “Economy Outlook, Membangun Iklim Investasi di Sektor Migas – Peluang dan Tantangan Energi Baru Terbarukan Tahun 2020” di Jakarta, pada Senin (14/10).

Menurutnya, Indonesia memiliki banyak bidang energi terbarukan yang belum dikelola dengan baik. Hal ini dikatakan untuk menanggapi data ketergantungan energi minyak di Indonesi yang masih menyentuh 43%.

“Ini kalau di lihat dari kondisi kita saat ini, baik cadangannya dan tingkat produksi ini perlu kita waspadai karena kebutuhan kita lebih tinggi dari hal itu,” imbuhnya.

Harris menjelaskan bahwa saat ini Indonesia memiliki pembangkit energi sebesar 65.800 Mega Watt (MW), sedangkan untuk pembangkit energi terbarukan hanya sebesar 9.000 MW atau baru sebesar sekitar 13% di Indonesia. Menurutnya hal ini merupakan peningkatan yang bagus di Indonesia.

“Dan tentunya ini bagus karena progresnya naik terus, kita berharap nanti pada tahun 2025 itu kita bisa mencapai target sampai 23% seperti yang diamanatkan UU tenaga ESDM.”.

Dijelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang sangat besar dan letaknya tersebar yaitu dari sektor Hydro, Solar, dan Bio Energi. Ia juga mengatakan perlu juga diadakan sosialisasi ke masyarakat untuk mengenalkan energi terbarukan ini. (*)

Baca Juga