AALI
8050
ABBA
222
ABDA
0
ABMM
805
ACES
1340
ACST
222
ACST-R
0
ADES
1825
ADHI
865
ADMF
8100
ADMG
154
ADRO
1290
AGAR
404
AGII
1190
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
300
AHAP
65
AIMS
374
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3130
AKSI
476
ALDO
735
ALKA
234
ALMI
242
ALTO
374
Market Watch
Last updated : 2021/06/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
462.88
0.99%
+4.52
IHSG
6087.84
1.53%
+91.59
LQ45
868.47
1.11%
+9.54
HSI
28309.76
-0.63%
-179.24
N225
28884.13
3.12%
+873.20
NYSE
16411.98
1.66%
+268.03
Kurs
HKD/IDR 1,852
USD/IDR 14,400
Emas
823,703 / gram

Terbitkan Right Issue, ASSA Incar Dana Rp720 Miliar

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Rabu, 28 April 2021 10:06 WIB
Emiten transportasi dan logistik PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), akan menerbitkan obligasi konversi atau convertible bond melalui HMETD.
Terbitkan Right Issue, ASSA Incar Dana Rp720 Miliar. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Emiten transportasi dan logistik PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), akan menerbitkan obligasi konversi atau convertible bond, melalui penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue yang sedang dalam proses pengajuan persetujuan efektif dari OJK. 

Mengutip program Newscreen Morning IDX Channel, Rabu (28/4/2021), melalui aksi ini, perseroan menargetkan dapat meraih dana segar senilai Rp720 miliar. Rencananya, bagi setiap pemegang 453 saham lama yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) Perseroan pada tanggal 14 Juni 2021 berhak memperoleh 80 HMETD.

Nantinya, setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 unit obligasi konversi dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 1.200 per saham yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD.

Konversi dari obligasi konversi menjadi saham dapat dilakukan sejak tanggal emisi hingga sebelum tanggal jatuh tempo obligasi konversi yaitu 2 tahun sejak tanggal emisi yaitu pada tanggal 25 Juni 2023.

Presiden Direktur Adi Sarana Armada, Prodjo Sunarjanto, mengungkapkan upaya ini menindaklanjuti rencana perseroan pada akhir tahun 2020. ASSA berencana menerbitkan convertible bond dengan menggunakan laporan keuangan per 31 Desember 2020

Sekitar 90,38% dana yang diperoleh dari aksi ini akan digunakan untuk pelunasan dan pembayaran atas sebagian pinjaman bank. Kemudian sekitar 7,01% akan digunakan untuk modal kerja perseroan, dan sisanya sekitar 2,62% akan digunakan untuk penyetoran modal kepada PT Adi Sarana Logistik yang akan digunakan untuk pengembangan usaha baru di bidang jasa pergudangan (warehouse) dengan merek Titipaja.

Adapun, untuk obligasi konversi yang tidak diambil oleh para pemegang saham Perseroan, maka akan diambil oleh IFC (International Finance Corporation) yang merupakan anggota World Bank Group. IFC dalam hal ini bertindak sebagai pembeli siaga dalam pelaksanaan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) tersebut. (TYO)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD