AALI
8400
ABBA
570
ABDA
0
ABMM
1500
ACES
1335
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2940
ADHI
875
ADMF
7700
ADMG
214
ADRO
1330
AGAR
0
AGII
1305
AGRO
2350
AGRO-R
0
AGRS
252
AHAP
65
AIMS
344
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
0
AKRA
3860
AKSI
430
ALDO
715
ALKA
238
ALMI
230
ALTO
322
Market Watch
Last updated : 2021/09/20 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
455.58
-0.75%
-3.45
IHSG
6112.81
-0.33%
-20.44
LQ45
856.24
-0.72%
-6.20
HSI
24345.22
-2.31%
-575.54
N225
30500.05
0.58%
+176.75
NYSE
16460.35
-0.7%
-116.45
Kurs
HKD/IDR 1,827
USD/IDR 14,230
Emas
801,690 / gram

Terbitkan Right Issue, ASSA Incar Dana Rp720 Miliar

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Rabu, 28 April 2021 10:06 WIB
Emiten transportasi dan logistik PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), akan menerbitkan obligasi konversi atau convertible bond melalui HMETD.
Terbitkan Right Issue, ASSA Incar Dana Rp720 Miliar. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Emiten transportasi dan logistik PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), akan menerbitkan obligasi konversi atau convertible bond, melalui penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue yang sedang dalam proses pengajuan persetujuan efektif dari OJK. 

Mengutip program Newscreen Morning IDX Channel, Rabu (28/4/2021), melalui aksi ini, perseroan menargetkan dapat meraih dana segar senilai Rp720 miliar. Rencananya, bagi setiap pemegang 453 saham lama yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) Perseroan pada tanggal 14 Juni 2021 berhak memperoleh 80 HMETD.

Nantinya, setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 unit obligasi konversi dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 1.200 per saham yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD.

Konversi dari obligasi konversi menjadi saham dapat dilakukan sejak tanggal emisi hingga sebelum tanggal jatuh tempo obligasi konversi yaitu 2 tahun sejak tanggal emisi yaitu pada tanggal 25 Juni 2023.

Presiden Direktur Adi Sarana Armada, Prodjo Sunarjanto, mengungkapkan upaya ini menindaklanjuti rencana perseroan pada akhir tahun 2020. ASSA berencana menerbitkan convertible bond dengan menggunakan laporan keuangan per 31 Desember 2020

Sekitar 90,38% dana yang diperoleh dari aksi ini akan digunakan untuk pelunasan dan pembayaran atas sebagian pinjaman bank. Kemudian sekitar 7,01% akan digunakan untuk modal kerja perseroan, dan sisanya sekitar 2,62% akan digunakan untuk penyetoran modal kepada PT Adi Sarana Logistik yang akan digunakan untuk pengembangan usaha baru di bidang jasa pergudangan (warehouse) dengan merek Titipaja.

Adapun, untuk obligasi konversi yang tidak diambil oleh para pemegang saham Perseroan, maka akan diambil oleh IFC (International Finance Corporation) yang merupakan anggota World Bank Group. IFC dalam hal ini bertindak sebagai pembeli siaga dalam pelaksanaan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) tersebut. (TYO)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD