WEGE Raih Kontrak Baru Rp1,02 Triliun, Proyek BUMN Terbanyak

Market News
Fahmi Abidin
Rabu, 29 Juli 2020 11:30 WIB
(RUPSLB) Tahun 2020, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) umumkan capaian kontrak baru hingga Juni 2020 mencapai Rp1,02 triliun.
WEGE Raih Kontrak Baru Rp1,02 Triliun, Proyek BUMN Terbanyak. (Foto: Ist)

IDXChannel – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2020, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) umumkan capaian kontrak baru hingga Juni 2020 mencapai Rp1,02 triliun.

Berdasarkan capaian kontrak baru tersebut menunjukkan komposisi market BUMN sebanyak 42% Pemerintah 31% dan swasta 27%, yang diperoleh antara lain dari BI Palangkaraya, Gedung Mandiri Denpasar, RS Pertamina Simprug Corona, RS Antam Medika, The Park Mall Kendari (PSA), RSPJ Darurat Corono, PT Pertamedika DKI Jakarta, RS Airlangga Surabaya Corona, RS Corona Lamongan, RSCM Darurat Corona, RSCM DKI Jakarta dan Interior Gedung BUMN

“Pandemi Covid 19, menyebabkan perlambatan di hampir seluruh sektor usaha di Indonesia, termasuk di bisnis konstruksi Gedung yang berimbas pada penurunan dan mundurnya tender-tender di awal tahun ini, namun bisnis WEGE saat ini tetap berjalan dan tumbuh, karena kami fokus pada pengerjaan proyek-proyek carry over yang telah kami peroleh di tahun sebelumnya,” ujar Direkrut Utama WEGE Nariman Prasetyo di Jakarta, Selasa (28/7/2020).

Sementara itu, laba Bersih WEGE pada triwulan I-2020 tercatat Rp82,88Miliar, dimana perseroan mencatatkan kinerja positif berdasarkan Laporan Keuangan per tanggal 31 Maret 2020 (Unaudited).

Hingga triwulan I-2020, perseroan meraih laba bersih Rp82,88 miliar atau naik 6,64% (yoy) dari capaian laba bersih di periode yang sama tahun lalu sebesar Rp77,71 miliar. Peningkatan laba bersih tersebut ditopang oleh peningkatan pendapatan lainnya pada laba ventura bersama yang mengalami peningkatan sebesar Rp2,86 miliar atau tumbuh 20,69% (yoy) dari Rp13,81 miliar pada triwulan I-2019 menjadi Rp16,67 miliar pada triwulan I-2020.

Adapun, kas dan setara kas per 31 Maret 2020 sebesar Rp877,04 miliar, total ekuitas senilai Rp2,24 triliun dan total aset sebesar Rp5,96 triliun.

Menurut Direktur Keuangan Syailendra Ogan, pencapaian ini didasari pada komitmen untuk fokus pada peningkatan laba perusahaan salah satunya melalui pengelolaan keuangan terutama biaya dengan baik serta mampu mengendalikan kontrak-kontrak yang diperoleh melalui efisiensi pengendalian secara berjenjang dan sentralisasi.(*)

Baca Juga