AALI
9650
ABBA
222
ABDA
5500
ABMM
2140
ACES
775
ACST
160
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
755
ADMF
8000
ADMG
170
ADRO
2720
AGAR
316
AGII
2000
AGRO
660
AGRO-R
0
AGRS
120
AHAP
55
AIMS
256
AIMS-W
0
AISA
140
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1425
AKRA
960
AKSI
284
ALDO
820
ALKA
298
ALMI
290
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/07/01 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
519.46
-1.84%
-9.76
IHSG
6794.33
-1.7%
-117.25
LQ45
974.33
-1.78%
-17.61
HSI
0.00
-100%
-21996.89
N225
25935.62
-1.73%
-457.42
NYSE
0.00
-100%
-14599.59
Kurs
HKD/IDR 1,904
USD/IDR 14,960
Emas
863,215 / gram

Hukum Digital Voucher dan Cashback pada Transaksi dalam Islam

SYARIAH
Rizki Setyo Nugroho/SEO
Jum'at, 24 Juni 2022 11:31 WIB
Sebenarnya, bagaimanakah hukum digital voucher dan cashback pada transaksi dalam Islam? Pasti banyak orang belum mengetahui hal tersebut
Hukum Digital Voucher dan Cashback pada Transaksi dalam Islam (Foto: MNC Media)
Hukum Digital Voucher dan Cashback pada Transaksi dalam Islam (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Sebenarnya, bagaimanakah hukum digital voucher dan cashback pada transaksi dalam Islam? Pasti banyak orang belum mengetahui hal tersebut. 

Saat ini, dalam melakukan transaksi jual beli, terdapat sebuah cara untuk menghemat pengeluaran, yakni dengan menggunakan fitur cashback maupun digital voucher. Cara tersebut sering dijumpai di berbagai transaksi e-commerce maupun transaksi digital lainnya.

Hukum Digital Voucher dan Cashback

Dalam praktiknya, seorang pembeli yang ingin membeli suatu barang melalui transaksi digital, bisa memanfaatkan voucher maupun cashback yang disediakan baik oleh aplikasi maupun merchant. Namun, sebenarnya bagaimana hukum digital voucher dan cashback pada transaksi dalam Islam?

Melansir dari pernyataan Ustadz Muhammad Syamsudin pada islam.nu.or.id, Jumat (24/6/2022), hukum dari cashback adalah halal. Ketika seseorang melakukan pembelanjaan di berbagai layanan maupun aplikasi digital, seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee, dan lainnya, mereka bisa menggunakan voucher maupun cashback dan akan mendapatkan kembalian uang setelah transaksi selesai.

Nominal kembalian atau cashback tersebut bisa digunakan untuk melakukan transaksi kembali kapan saja. Hal ini diibaratkan sama dengan cashback yang diterima saat adanya program diskon di sebuah Supermarket maupun tempat perbelanjaan lainnya. 

Status Cashback yang Diterima

Ustadz Muhammad Syamsudin mengatakan bahwa status dari nominal cashback yang masuk ke dalam saldo deposit pembeli adalah duyun (utang perusahaan ke nasabah). Status tersebut sama dengan status hukum uang virtual yang ada pada kartu e-toll atau sejenisnya. 

Dengan begitu, nominal cashback tersebut adalah uang dari nasabah yang bisa digunakan kapan saja. Lalu, apakah terdapat riba dalam nominal tersebut?

Nominal cashback yang didapatkan oleh nasabah maupun pengguna akan menjadi riba ketika ada penambahan maupun pengurangan nominal yang didapatkan dari pengelolaan admin. Jika tidak ada penambahan maupun pengurangan saldo, maka nominal tersebut tidak memiliki unsur riba.


Nah, itulah beberapa penjelasan dari hukum digital voucher dan cashback pada transaksi dalam Islam yang perlu Anda ketahui.

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD