AALI
10850
ABBA
73
ABDA
6950
ABMM
745
ACES
1565
ACST
358
ACST-R
0
ADES
1680
ADHI
1320
ADMF
8450
ADMG
174
ADRO
1180
AGAR
418
AGII
1270
AGRO
1215
AGRO-R
0
AGRS
805
AHAP
61
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
302
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
492
AKRA
3400
AKSI
765
ALDO
440
ALKA
238
ALMI
250
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/03/05 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.51
-0.71%
-3.59
IHSG
6258.75
-0.51%
-32.05
LQ45
941.36
-0.75%
-7.11
HSI
29098.29
-0.47%
-138.50
N225
28864.32
-0.23%
-65.79
NYSE
14959.41
-1.58%
-239.78
Kurs
HKD/IDR 1,843
USD/IDR 14,300
Emas
778,890 / gram

PLN Gandeng Perhutani dan PTPN III Tingkatkan Penggunaan Biomassa

ECONOMICS
Oktiani/Koran Sindo
Jum'at, 22 Januari 2021 19:15 WIB
PLN melakukan kerja sama dengan PTPN III dan Perhutani dalam penyediaan biomassa untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara.
PLN Gandeng Perhutani dan PTPN III Tingkatkan Penggunaan Biomassa (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - PT PLN (Persero) menandatangani nota kesepahaman dengan Perum Perhutani dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III tentang kerja sama penyediaan biomassa untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengapresiasi kerja sama tiga BUMN dalam penyediaan energi bersih berbasis biomassa. Upaya ini juga dapat membantu memenuhi target bauran energi 23% pada tahun 2025.

"Kerja sama ini merupakan agenda yang strategis, pengembangan biomassa sebagai sumber energi baru terbarukan dari sinergitas para perusahaan BUMN," ujar Dadan, Jumat (22/1/2021).

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan, pihaknya terus melakukan terobosan dalam penggunaan biomassa untuk co-firing PLTU batu bara. Inisiatif co-firing sudah PLN mulai sejak 2017 dengan uji coba yang telah dilaksanakan pada 2019. Pada tahun 2020, PLN telah mengidentifikasi sebanyak 52 lokasi PLTU yang berpotensi untuk dilakukan co-firing dengan biomassa.

"Upaya co-firing di masa sekarang ini kita kebut. Tentu dengan kerjasama BUMN ini memberikan impact yang besar pada masyarakat," ungkapnya.

Dia menambahkan, melalui kerjasama ini, maka upaya untuk memenuhi target bauran energi EBT 23% pada 2025 akan difokuskan pada inisiatif strategis green-booster berupa co-firing biomassa. "Co-firing biomassa selain dapat memenuhi target bauran energi, juga dapat memenuhi keekonomian penyediaan tenaga listrik dan dilakukan dalam waktu yang relatif lebih cepat," tuturnya.

Secara bertahap, implementasi co-firing PLTU milik PLN akan berjalan sampai dengan 2024. Diprediksikan, kebutuhan biomassa yang berasal dari hutan tanaman energi dan sampah tersebut dapat mencapai 9 juta ton dalam setahun. Di tahun 2021 PLN merencanakan uji coba dan implementasi di 17 lokasi.

Direktur Utama Perhutani Wahyu Kuncoro mengatakan, pihaknya siap mendukung PLN dalam penyediaan biomassa untuk PLTU batu bara. Perhutani sudah merintis biomassa sejak tahun 2013 dengan tanaman energi seluas 2.000 hektare untuk merespons kebutuhan pasar energi.

"Terima kasih atas inisiatif dari PLN dalam kerjasama ini. Kami akan menyambut baik aktivitas ini mengingat Perhutani memiliki potensi yang menunjang," ujarnya.

Dirut PTPN III Mohammad Abdul Ghani mengatakan, PTPN memiliki 9 pembangkit listrik berbasis biogas dengan sumber daya yang dihasilkan 12 Mw yang potensinya bisa mencapai 100 Mw. Selain itu, PTPN juga mempunyai pembangkit dari biomassa dari tandan kosong dengan daya 10 Mw yang potensinya mencapai 200 Mw.

"PTPN III siap mendukung PLN dalam memenuhi bauran EBT dengan beragam opsi tindak lanjut ke depannya," tandasnya. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Risiko Investasi Saham
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD