AALI
10850
ABBA
73
ABDA
6950
ABMM
745
ACES
1565
ACST
358
ACST-R
0
ADES
1680
ADHI
1320
ADMF
8450
ADMG
174
ADRO
1180
AGAR
418
AGII
1270
AGRO
1215
AGRO-R
0
AGRS
805
AHAP
61
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
302
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
492
AKRA
3400
AKSI
765
ALDO
440
ALKA
238
ALMI
250
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/03/05 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.51
-0.71%
-3.59
IHSG
6258.75
-0.51%
-32.05
LQ45
941.36
-0.75%
-7.11
HSI
29098.29
-0.47%
-138.50
N225
28864.32
-0.23%
-65.79
NYSE
14959.41
-1.58%
-239.78
Kurs
HKD/IDR 1,843
USD/IDR 14,300
Emas
778,890 / gram

Sah Jadi Dirut Garuda Indonesia, Ini Profil Irfan Setiaputra

INSPIRATOR
Fahmi Abidin
Rabu, 22 Januari 2020 15:00 WIB
Melirik rekam jejaknya, sosok Irfan merupakan lulusan Teknik Informatika ITB pada 1989 dan memiliki pengalaman di industri telekomunikasi hingga pertambangan.
Sah Jadi Dirut Garuda Indonesia, Ini Profil Irfan Setiaputra. (Foto: Ist)

IDXChannel - Irfan Setiaputra resmi menjadi Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang berlangsung pada Rabu (22/1/2020).

Melirik rekam jejaknya, sejatinya sosok Irfan merupakan lulusan Teknik Informatika ITB pada 1989 dan memiliki banyak pengalaman kerja di industri telekomunikasi hingga pertambangan.

Sebelum diangkat menjadi bos Garuda Indonesia, ia sempat bekerja perusahaan plat merah yakni PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) pada 2009-2012 sebagai Direktur Utama. Namun Irfan keluar karena gaji yang diterima lebih kecil dari pekerjaan sebelumnya.

Sebelum memimpin di BUMN, Irfan sejatinya berkarier di perusahaan besar dengan posisi strategis di bidang informatika seperti IBM, LinkNet dan Cisco. Setelah itu, Irfan berkarya di PT Titan Mining Indonesia sebagai Chief Executive Officer (CEO) pada 2012 - 2014.

Ia juga sempat menjabat sebagai direktur utama PT Cipta Kridatama yang bergerak di sektor batu bara pada Juli 2014-Mei 2017.

Pria kelahiran Jakarta 24 Oktober 1964 ini lantas melanjutkan karirnya pada PT Reswara Minergi Hartama sebagai direktur utama pada periode Mei-Desember 2017. Posisi Irfan saat ini adalah CEO Sigfox Indonesia, pengelola jaringan Internet of Things (IoT) sejak Februari 2019 lalu.

Kariernya yang cemerlang tentu sejalan dengan penghasilannya secara material. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN, ia memiliki harta pribadi sejumlah Rp3,5 miliar. (*)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD