AALI
11250
ABBA
74
ABDA
6500
ABMM
750
ACES
1525
ACST
380
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1385
ADMF
8525
ADMG
177
ADRO
1180
AGAR
412
AGII
1360
AGRO
1355
AGRO-R
0
AGRS
358
AHAP
62
AIMS
138
AIMS-W
0
AISA
310
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
494
AKRA
3370
AKSI
735
ALDO
450
ALKA
232
ALMI
262
ALTO
344
Market Watch
Last updated : 2021/02/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
503.52
-0.74%
-3.78
IHSG
6241.80
-0.76%
-47.85
LQ45
944.75
-0.82%
-7.79
HSI
28980.21
-3.64%
-1093.96
N225
28966.01
-3.99%
-1202.26
NYSE
0.00
-100%
-15539.42
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,262
Emas
808,747 / gram

Sah Jadi Dirut Garuda Indonesia, Ini Profil Irfan Setiaputra

INSPIRATOR
Fahmi Abidin
Rabu, 22 Januari 2020 15:00 WIB
Melirik rekam jejaknya, sosok Irfan merupakan lulusan Teknik Informatika ITB pada 1989 dan memiliki pengalaman di industri telekomunikasi hingga pertambangan.
Sah Jadi Dirut Garuda Indonesia, Ini Profil Irfan Setiaputra. (Foto: Ist)

IDXChannel - Irfan Setiaputra resmi menjadi Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang berlangsung pada Rabu (22/1/2020).

Melirik rekam jejaknya, sejatinya sosok Irfan merupakan lulusan Teknik Informatika ITB pada 1989 dan memiliki banyak pengalaman kerja di industri telekomunikasi hingga pertambangan.

Sebelum diangkat menjadi bos Garuda Indonesia, ia sempat bekerja perusahaan plat merah yakni PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) pada 2009-2012 sebagai Direktur Utama. Namun Irfan keluar karena gaji yang diterima lebih kecil dari pekerjaan sebelumnya.

Sebelum memimpin di BUMN, Irfan sejatinya berkarier di perusahaan besar dengan posisi strategis di bidang informatika seperti IBM, LinkNet dan Cisco. Setelah itu, Irfan berkarya di PT Titan Mining Indonesia sebagai Chief Executive Officer (CEO) pada 2012 - 2014.

Ia juga sempat menjabat sebagai direktur utama PT Cipta Kridatama yang bergerak di sektor batu bara pada Juli 2014-Mei 2017.

Pria kelahiran Jakarta 24 Oktober 1964 ini lantas melanjutkan karirnya pada PT Reswara Minergi Hartama sebagai direktur utama pada periode Mei-Desember 2017. Posisi Irfan saat ini adalah CEO Sigfox Indonesia, pengelola jaringan Internet of Things (IoT) sejak Februari 2019 lalu.

Kariernya yang cemerlang tentu sejalan dengan penghasilannya secara material. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN, ia memiliki harta pribadi sejumlah Rp3,5 miliar. (*)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD