AALI
9875
ABBA
400
ABDA
0
ABMM
1455
ACES
1240
ACST
234
ACST-R
0
ADES
2890
ADHI
1015
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1810
AGAR
340
AGII
1510
AGRO
2010
AGRO-R
0
AGRS
175
AHAP
67
AIMS
460
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
960
AKRA
4170
AKSI
426
ALDO
1075
ALKA
238
ALMI
246
ALTO
270
Market Watch
Last updated : 2021/12/02 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
506.26
1.62%
+8.06
IHSG
6560.80
0.82%
+53.13
LQ45
945.48
1.5%
+13.94
HSI
23695.09
0.15%
+36.17
N225
27778.71
-0.56%
-156.91
NYSE
16133.89
-1.13%
-185.08
Kurs
HKD/IDR 1,841
USD/IDR 14,365
Emas
822,218 / gram

Hati-Hati Kantong Kosong, Ini Strategi Mengelola Keuangan Pasca Lebaran

YUK NABUNG SAHAM
Fahmi Abidin
Kamis, 06 Juni 2019 08:00 WIB
Hati-hati dengan pengeluaran yang tidak terkendali dan selalu siapkan strategi mengelola keuangan pasca lebaran agar kantong tidak kosong.
Hati-Hati Kantong Kosong, Ini Strategi Mengelola Keuangan Pasca Lebaran. (Foto: Ist)
Hati-Hati Kantong Kosong, Ini Strategi Mengelola Keuangan Pasca Lebaran. (Foto: Ist)

IDX Channel – Mudik dan berbelanja untuk persiapan lebaran sejatinya sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia. Mulai dari tiket perjalanan, belanja pakaian baru, uang THR untuk keluarga, dan persiapan makanan untuk hari raya nanti.

Namun, hati-hati dengan pengeluaran yang tidak terkendali dan selalu siapkan strategi mengelola keuangan pasca lebaran.

Persiapan seperti mudik tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit. Bahkan, THR kita yang baru cair bisa saja kurang dan menyedot tabungan kita kalau tidak diatur dengan bijak.

Padahal, setelah libur Lebaran kita harus kembali bekerja dan menggunakan sisa uang kita setelah hari raya untuk kembali pada kehidupan yang normal. Oleh karena itu, Sobat Investor harus pintar mengelola keuangan pasca lebaran dengan 4 langkah ini:

Pertama adalah Buat Anggaran. Kita harus memisahkan uang gaji bulanan dengan THR. Pendapatan tambahan khusus di luar gaji ini yang kita gunakan untuk keperluan lebaran. Contohnya, kita anggarkan 30% THR untuk kewajiban seperti zakat, 40 persen untuk belanja dan mudik lebaran dan sisanya bisa kita simpan. Anggaran ini bisa menjadi tali kekang kita ketika berbelanja sehingga tidak sampai membuat kantong kosong.

Kedua yakni Jangan Malu Manfaatkan Promo Ramadan. Banyak pusat perbelanjaan hingga e-commerce yang memberikan promosi selama Ramadan biasa disebut Ramadan Sale. Kita bisa menggunakan ini untuk mencari keperluan lebaran dengan harga yang murah dan sesuai budget.

Ketiga ialah Jangan Membuat Utang Baru. THR sejatinya sudah mencukupi kebutuhan untuk hari raya. Oleh sebab itu, sebisa mungkin kita jangan membuat utang baru yang akan menjadi beban setelah lebaran usai.

Keempat Selamatkan Uang dengan Investasi. Begitu kita menerima THR, segera sisihkan uang sisa anggaran kita ke produk investasi untuk menghindari khilaf berbelanja saat Ramadan Sale. Salah satu produk yang bisa dipilih adalah nabung saham hingga Reksa Dana. (*)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD