Bank Jatim (BJTM) Raih Laba Bersih Rp1,54 Triliun Sepanjang 2025
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim (BJTM) meraih kinerja positif pada tahun lalu dengan meraih laba Rp1,54 triliun.
IDXChannel - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim (BJTM) meraih kinerja positif pada tahun lalu. Bank daerah tersebut meraih laba bersih Rp1,54 triliun, tumbuh 20,6 persen dibandingkan 2024 yang sebesar Rp1,28 triliun.
Bank Jatim mencatat pendapatan bunga sebesar Rp8,6 triliun, naik 6,7 persen dengan pendapatan bunga bersih (Net Interest Income) tumbuh 12,1 persen menjadi Rp6,1 triliun. Adapun pendapatan non bunga mencapai Rp1,1 triliun, tumbuh 19,2 persen.
Laba sebelum pencadangan (PPOP) Bank Jatim tercatat Rp3,68 triliun, meningkat 27,3 persen. Sementara itu, laba konsolidasi mencapai Rp1,6 triliun, tumbuh 24,8 persen.
"Secara neto, Bank Jatim mampu membukukan laba bersih (bank only) Rp1,54 triliun, tumbuh 20,65 persen dari tahun sebelumnya yaitu cuma Rp1,2 triliun. Tahun 2025 kita naik cukup signifikan," kata Direktur Keuangan, Treasury, & Global Services Bank Jatim, Wahyu Kusumo Wisnusubroto dalam Paparan Kinerja 2025, Senin (30/3/2026).
Dia menambahkan, sepanjang 2025, Bank Jatim menyalurkan kredit sebesar Rp67,2 triliun, meningkat 5 persen. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) juga ikut meningkat 32,8 persen menjadi Rp2,75 triliun.
Sementara itu, rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) gross Bank Jatim tercatat naik menjadi 3,88 persen dari 2,45 persen pada akhir 2024.
"Kredit bermasalah (naik) seiring dengan masih fluktuatifnya kondisi ekonomi berpengaruh pada kualitas aset Bank Jatim di akhir tahun 2025," kata Direktur Bisnis Mikro, Ritel, & Usaha Syariah Bank Jatim, Tonny Prasetyo.
Adapun Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 1,43 persen menjadi Rp78,6 triliun. Current Account Saving Account (CASA) mencapai Rp52,2 triliun dengan porsi 66,49 persen, sedangkan Time Deposit (TD) berada di angka Rp26,3 triliun.
Rasio keuangan Bank Jatim juga menunjukkan kinerja yang solid. Rasio profibilitas meningkat yang ditunjukkan dengan Return on Asset (RoA) mencapai 1,93 persen dan Return on Equity (RoE) 13,35 persen.
Sementara itu, Net Interest Margin (NIM) juga terjaga di level 6,15 persen. Dari sisi likuiditas, Loan to Deposit Ratio (LDR) masih cukup ideal di angka 85,39 persen.
Dari sisi neraca, aset Bank Jatim sebesar Rp103,8 triliun, tumbuh sekitar 3,7 persen secara tahunan. Ekuitas bank tumbuh 9,1 persen menjadi Rp13,6 triliun.
(Rahmat Fiansyah)