BANKING

Bank Mestika (BBMD) Targetkan Naik Kelas ke KBMI 2 Sebelum 2028, Begini Strateginya

Anggie Ariesta 10/06/2026 13:03 WIB

Bank Mestika (BBMD) menargetkan naik kelas menjadi Bank Kelompok Modal Inti (KBMI) 2 sebelum 2028. Perseroan pun telah menyiapkan strategi.

Bank Mestika (BBMD) Targetkan Naik Kelas ke KBMI 2 Sebelum 2028, Begini Strateginya. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Bank Mestika Dharma Tbk (BBMD) menargetkan melakukan lompatan kelas menjadi Bank Kelompok Modal Inti (KBMI) 2 atau kategori aset Rp10 triliun hingga Rp25 triliun sebelum 2028, dengan komitmen tetap memberikan layanan perbankan yang profesional, berbasis teknologi, serta bersandar pada prinsip keuangan yang berkelanjutan.

Presiden Direktur Bank Mestika, Achmad Kartasasmita mengatakan, rencana kenaikan kelas ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk memperluas kontribusi perekonomian nasional melalui layanan perbankan yang profesional, berbasis teknologi, serta berkelanjutan.

Untuk memuluskan target tersebut sepanjang tahun buku 2025, manajemen sengaja mengerem ekspansi yang bersifat agresif dan lebih memprioritaskan disiplin pengelolaan risiko di tengah tingginya volatilitas pasar keuangan global.

“Sepanjang 2025, perekonomian global masih dihadapkan pada ketidakpastian yang tinggi, yang dipengaruhi oleh kebijakan moneter yang ketat di berbagai negara, dinamika geopolitik, serta volatilitas pasar keuangan global. Namun, dalam menghadapi kondisi tersebut, perseroan tetap menunjukkan kinerja yang solid dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta pengelolaan risiko yang disiplin,” ujar Achmad dalam Pubex Live 2026, Rabu (10/6/2026).

Perli diketahui, penyaluran kredit perseroan tumbuh sebesar 3,65 persen (year-on-year) menjadi Rp11,22 triliun. Pertumbuhan ini mencerminkan strategi perseroan yang berfokus pada kualitas aset dan pertumbuhan yang selektif, bukan ekspansi agresif.

Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat sebesar 6,85 persen yang didukung oleh pertumbuhan dana murah (CASA). Hal ini mencerminkan tingkat kepercayaan nasabah yang tetap kuat terhadap perseroan di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat.

Ekuitas perseroan meningkat sebesar 7,12 persen, menunjukkan penguatan struktur permodalan yang berkelanjutan. Pada tahun 2025, laba bersih tercatat sebesar Rp320 miliar, mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, sejalan dengan langkah Bank Mestika dalam memperkuat pencadangan dan menjaga kualitas aset.

Secara keseluruhan, kondisi keuangan Bank Mestika tetap sehat dengan likuiditas dan permodalan yang terjaga kuat. Kinerja rasio keuangan bank juga menunjukkan ketahanan, likuiditas dan kualitas yang baik serta terjaga jauh diambang batas yang ditentukan oleh regulator.

Ambisi Bank Mestika untuk bertransformasi ke kelompok bank KBMI disokong oleh indikator neraca dan rasio keuangan yang sangat memadai per akhir tahun 2025. Nilai ekuitas perseroan menguat 7,12 persen menjadi Rp5,45 triliun, menopang total aset bank yang tumbuh menjadi Rp16,66 triliun.

Rasio CAR Bank Mestika menebal dari 44,93 persen di tahun 2024 menjadi 46,49 persen pada 2025, mencerminkan ruang ekspansi kredit yang masih sangat longgar.

Rasio Non-Performing Loan (NPL) Gross terjaga rendah di level 1,56 persen, dengan NPL Net di posisi prima 0,81 persen.

Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) melunak ke posisi yang lebih likuid di level 102,12 persen, didorong pertumbuhan DPK sebesar 6,85 persen menjadi Rp10,99 triliun.

Sementara itu, laba bersih tahun berjalan tercatat sebesar Rp319,98 miliar karena strategi bank mempertebal pencadangan porsi provisi.

Untuk mempercepat langkah menuju KBMI 2, Bank Mestika juga aktif memperkuat lini teknologi informasi demi menghimpun dana murah masyarakat. Fokus utama perseroan saat ini adalah memantau dan mengoptimalkan performa aplikasi perbankan digital andalannya, yakni MIND, yang telah meluncur sejak tahun 2025.

Melalui aplikasi MIND, manajemen tengah melakukan analisis komprehensif untuk mendongkrak akuisisi nasabah baru secara masif, dengan target utama ceruk pasar dari generasi muda.

Konsistensi tata kelola yang baik membawa Bank Mestika menyabet rentetan apresiasi nasional sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026. Di antaranya predikat The Excellent Performance Bank kategori KBMI 1 dari Infobank Media Group, serta penghargaan The Excellent Performance Bank in 10 Consecutive Years (2015-2024).

BBMD juga sukses nangkring di jajaran Top 50 Perusahaan Publik dengan Kapitalisasi Menengah Terbaik 2025 dari Indonesia Institute for Corporate Directorship (IICD), mendampingi penghargaan Top 100 CEO 2025 yang dianugerahkan kepada sang nahkoda, Achmad Kartasasmita. Rentetan pengakuan ini mempertebal keyakinan pelaku pasar bahwa target target lompat kelas sebelum 2028 berada dalam jalur yang tepat.

(Febrina Ratna Iskana)

SHARE