BANKING

Bank Sentral Dunia Diprediksi Tingkatkan Pembelian Emas Sepanjang 2026

Wahyu Dwi Anggoro 01/06/2026 07:02 WIB

Goldman Sachs memperkirakan bank sentral di berbagai negara meningkatkan pembelian emas sepanjang 2026.

Bank Sentral Dunia Diprediksi Tingkatkan Pembelian Emas Sepanjang 2026. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Goldman Sachs memperkirakan bank sentral di berbagai negara meningkatkan pembelian emas sepanjang 2026.

Menurut laporan Goldman Sachs, pembelian emas oleh bank Sentral diperkirakan meningkat menjadi 60 ton per bulan selama 2026.

"Bagi bank sentral, terdapat minat yang kuat terhadap emas. Perkembangan geopolitik baru-baru ini kemungkinan akan semakin memperkuat diversifikasi,” kata analis Goldman Sachs, Lina Thomas dan Daan Struyven, dalam catatan yang dirilis baru-baru ini.

Dilansir dari Bloomberg pada Senin (1/6/2026), harga emas mengalami tekanan sejak pecahnya perang di Timur Tengah.

Biaya energi yang lebih tinggi meningkatkan risiko inflasi di seluruh dunia, membuat bank sentral cenderung tidak melonggarkan kebijakan. 

Lonjakan imbal hasil obligasi baru-baru ini menambah tekanan kepada emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Di antara bank sentral di dunia, Bank Rakyat China (PBOC) menjadi salah satu pembeli emas terbanyak.  PBOC menambah 260.000 ons troy emas ke dalam cadangannya pada April.

PBOC menambah cadangan emasnya selama 18 bulan secara berturut-turut, tren penambahan terpanjang sejak 2022. (Wahyu Dwi Anggoro)

SHARE