BCA (BBCA) Dukung Masyarakat Desa Wisata Patakbanteng Berkontribusi Kembangkan Ekonomi Daerah
Program Bakti BCA berkontribusi dalam mengembangkan potensi ekonomi Desa Wisata Patakbanteng di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
IDXChannel - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melalui Program Bakti BCA berkontribusi dalam mengembangkan potensi ekonomi Desa Wisata Patakbanteng di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Destinasi menakjubkan di lereng gunung Prau ini kini resmi diperkenalkan sebagai desa wisata
binaan terbaru Bakti BCA.
Hal ini selaras dengan komitmen BCA dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Indonesia, khususnya lewat program Bakti BCA.
VP Corporate Social Responsibility BCA Nona Faletta mengatakan kehadiran Bakti BCA di Desa Patakbanteng Kecamatan Kejajar masih berada pada tahap awal penyusunan program pendampingan.
"Kita sedang dalam tahap menyelesaikan rancangan program. Jadi akan ada tiga fase yang kita akan siapkan bersama dengan teman-teman Desa Petakbanteng. Fase pertama tentu adalah fase desain," katanya saat ditemui di Desa Petakbanteng, Wonosobo, Jawa Tengah Jumat (12/6/2026).
Nantinya, BBCA akan menggali gap kompetensi yang masih ada dan diisi dengan penguatan-penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). "Artinya tadi kita akan bicara penguatan kelembagaan yang kurang apa. Penguatan sumber daya manusia yang kurang apa," katanya.
Fase ketiga, perluasan akses pasar.
Menurut dia, fase ketiga diarahkan pada perluasan akses pasar dan promosi Desa Wisata Patakbanteng kepada masyarakat yang lebih luas. "Masih banyak tempat-tempat lain yang belum mengetahui bahwa patakbanteng bisa menjadi salah satu alternatif solusi untuk mereka bisa berwisata," ujarnya. Jadi memang di 3 fasel ini yang akan diisi selama satu tahun.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menambahkan, bahwa Desa Patakbanteng memiliki potensi besar. “BCA berkomitmen untuk meningkatkan daya tarik wisata dan mengakselerasi perekonomian lokal secara berkelanjutan. Oleh karena itu, kami senantiasa mendorong setiap Desa Bakti BCA untuk menonjolkan karakteristik uniknya," tuturnya.
Melalui strategi pendampingan menyeluruh, mulai dari pembinaan, peningkatan kapasitas SDM, hingga perluasan akses pasar, BCA ingin memastikan seluruh desa binaan dapat naik kelas menjadi komunitas yang unggul dan berdaya.
Berlokasi di kaki Gunung Prau pada ketinggian 2.565 meter di atas permukaan laut (mdpl), Desa
Wisata Patakbanteng menawarkan pengalaman wisata yang autentik dengan suguhan pesona
alam pegunungan dan kekayaan budaya lokal yang masih terjaga.
VP Corporate Communication BCA, Wendiyanto Saputro menuturkan, program ini juga akan dilakukan secara partisipatif bersama masyarakat melalui program Generasi Berbakti.
"Kami melakukan pengembangan, pemberdayaan, perluasan akses pasar yang pada akhirnya akan diharapkan bisa menaikkan kelas desa patak banteng dan warga masyarakatnya," tuturnya.
Pusat UMKM Masyarakat
Di sisi lain, tidak lengkap rasanya mengunjungi Patakbanteng tanpa membawa pulang representasi cita rasa lokal hasil olahan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat. Dengan memanfaatkan kesuburan komoditas vulkanik Dieng, para pelaku usaha lokal sukses meramu buah endemik pepaya gunung (carica) menjadi manisan segar yang mendunia.
Selain itu, udara dingin lereng Gunung Prau juga melahirkan kreativitas minuman herbal tradisional yang terbuat dari tanaman purwoceng (Pimpinella pruatjan). Minuman yang
tersohor dengan julukan “Ginseng Jawa” ini berkhasiat penghangat tubuh, meningkatkan
vitalitas, serta melancarkan peredaran darah.
Dieng juga memiliki komoditas unggulan yakni kentang yang diolah menjadi produk camilan. Kentang kuning dari dataran tinggi ini berkadar air rendah dan bertekstur pulen. Berkat kualitasnya yang tidak mudah hancur saat dimasak, kentang ini sangat ideal diolah menjadi keripik, perkedel, kentang mustofa, maupun camilan khas lainnya.
(kunthi fahmar sandy)