BCA Expo 2026 Jadi Strategi Dorong Penyaluran KPR di Tengah Perlambatan Kredit
BBCA kembali menggelar BCA Expo 2026 sebagai ajang tahunan untuk mengapresiasi nasabah sekaligus menghadirkan berbagai solusi finansial bagi masyarakat.
IDXChannel - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kembali menggelar BCA Expo 2026 sebagai ajang tahunan untuk mengapresiasi nasabah sekaligus menghadirkan berbagai solusi finansial dan penawaran menarik bagi masyarakat.
Presiden Direktur BCA Hendra Lembong mengatakan BCA Expo merupakan agenda spesial yang rutin digelar setiap tahun dan menjadi wadah bagi perseroan untuk memberikan berbagai penawaran kepada nasabah.
“BCA Expo menjadi momen spesial yang kami hadirkan setiap tahun, sebagai wadah berisi berbagai penawaran bagi nasabah. Tahun ini, perhelatan BCA Expo offline edisi pertama digelar di Surabaya sebagai apresiasi kami bagi nasabah di berbagai daerah,” kata Hendra di Jakarta, Rabu (19/08/2026).
Dia berharap BCA Expo 2026 mendapatkan sambutan positif dari masyarakat dan dapat memenuhi berbagai kebutuhan nasabah, mulai dari kebutuhan hunian hingga kendaraan.
Direktur BCA Haryanto Tiara Budiman, dalam kesempatannya juga mengatakan bahwa dalam setiap penyelenggaraan tersebut, tidak ada target yang secara khusus ditetapkan untuk setiap expo. Namun, kinerja penjualan menunjukkan hasil positif.
"Pada expo anniversary sebelumnya, penjualan rumah primary tercatat meningkat lebih dari 30 persen dibandingkan kuartal I 2025. Capaian tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa expo dapat menjadi sarana efektif untuk mendorong pertumbuhan kredit konsumen, khususnya penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR)," tegasnya.
BCA pun berharap kegiatan expo dapat terus meningkatkan penyaluran KPR kepada masyarakat sekaligus memperkuat pertumbuhan kredit konsumen perseroan. Di tengah pertumbuhan kredit KPR yang lebih lambat dibandingkan tahun sebelumnya, posisi BCA di pasar KPR masih tergolong kuat.
"Berdasarkan data publik, market share BCA untuk KPR non-subsidi mencapai 21,3 persen. Sementara dari sisi booking, pangsa BCA disebut telah berada di atas 26 persen dan termasuk salah satu yang terbesar di pasar. Kinerja tersebut menunjukkan bahwa permintaan masyarakat terhadap pembiayaan rumah masih tetap terjaga, meskipun kondisi pasar kredit KPR pada tahun ini cenderung lebih menantang," lanjutnya.
Secara keseluruhan, total kredit BCA telah berada di atas Rp1.000 triliun untuk seluruh segmen. Untuk produk KPR, suku bunga floating BCA saat ini tetap berada di level 11 persen meskipun terdapat kenaikan pada benchmark rate.
Selain itu, BCA menyediakan penawaran bunga khusus bagi developer yang bekerja sama maupun nasabah. Perseroan memastikan penawaran tersebut tetap kompetitif dan tidak kalah menarik dibandingkan program yang ditawarkan dalam BCA Expoversary 2026.
Melalui BCA Expo 2026, perseroan berharap dapat terus mendekatkan berbagai solusi finansial kepada masyarakat sekaligus menjaga momentum pertumbuhan kredit konsumen, terutama di segmen KPR dan kendaraan.
(Shifa Nurhaliza Putri)