BCA Perluas Layanan Digital, Ocean Sasar UMKM hingga Korporasi
BBCA meluncurkan Ocean by BCA, portal bisnis digital terintegrasi yang ditujukan untuk memperkuat ekosistem layanan perbankan bagi segmen usaha.
IDXChannel – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) meluncurkan Ocean by BCA, portal bisnis digital terintegrasi yang ditujukan untuk memperkuat ekosistem layanan perbankan bagi segmen usaha. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi perseroan dalam mendorong pertumbuhan bisnis berbasis transaksi dan memperluas penetrasi layanan digital di tengah meningkatnya kebutuhan nasabah korporasi dan komersial terhadap solusi keuangan yang terintegrasi.
Peluncuran dilakukan di Jakarta pada Rabu (11/2/2026). Melalui platform tersebut, pelaku usaha dapat mengakses berbagai fitur dalam satu ekosistem, antara lain insight dan berita industri, dasbor bisnis terintegrasi, rekomendasi solusi, akses ke layanan e-channel, serta help center.
Presiden Direktur BCA Hendra Lembong mengatakan kehadiran Ocean by BCA ditujukan untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha di tengah dinamika dan kompleksitas tantangan bisnis yang terus berkembang.
“Melalui Ocean by BCA, kami ingin menghadirkan akses yang lebih terintegrasi bagi pelaku usaha terhadap beragam solusi yang mereka butuhkan, termasuk konektivitas dengan mitra strategis dalam satu ekosistem digital,” ujar Hendra dalam keterangan resmi yang diterima pada, Kamis (12/02/2026).
Ocean by BCA dirancang untuk mendukung efisiensi operasional bisnis melalui sejumlah solusi, seperti pengelolaan supply chain, manajemen SDM, pembiayaan, invoicing, perpajakan, hingga asuransi.
Untuk dapat mengakses layanan tersebut, nasabah perlu memiliki rekening BCA, kemudian melakukan registrasi untuk memperoleh BCA ID Bisnis yang merupakan kombinasi Corporate ID dan User ID. Setelah itu, nasabah dapat masuk ke portal Ocean by BCA menggunakan identitas tersebut.
Pengguna Ocean by BCA secara otomatis juga dapat mengakses layanan myBCA Bisnis, yang merupakan pengembangan dari klikBCA Bisnis dan klikBCA Bisnis Integrated Solution. Layanan ini menyediakan fitur transaksi keuangan seperti bulk transaction, multi-level authorization, serta transaksi valuta asing.
Selain itu, BCA juga menyediakan aplikasi pendamping myBCA Bisnis Lite untuk perangkat mobile. Aplikasi ini memungkinkan pengguna melakukan monitoring, otorisasi, serta pengelolaan transaksi harian, termasuk melalui fitur soft token.
Sebagai informasi, hingga akhir 2025 BCA melayani lebih dari 42 juta rekening nasabah dan memproses lebih dari 115 juta transaksi per hari. Layanan tersebut didukung oleh 1.270 kantor cabang dan 20.163 ATM, serta jaringan layanan digital dan contact center.
Selain itu, emiten berkode saham BBCA juga mencatat total frekuensi transaksi BCA pada 2025 naik 17 persen YoY mencapai 42 miliar.
(Shifa Nurhaliza Putri)