BANKING

CIMB Niaga (BNGA) Cetak Laba Bersih Rp6,88 Triliun pada 2025

Rahmat Fiansyah 27/02/2026 11:36 WIB

PT Bank CIMB Niaga Tbk mencatat kinerja yang stabil sepanjang tahun lalu dengan mencetak laba bersih Rp6,88 triliun.

PT Bank CIMB Niaga Tbk mencatat kinerja yang stabil sepanjang tahun lalu dengan mencetak laba bersih Rp6,88 triliun. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Bank CIMB Niaga Tbk mencatat kinerja yang stabil sepanjang tahun lalu. Bank swasta dengan kode emiten BNGA itu membukukan laba bersih Rp6,88 triliun pada 2025, tak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya Rp6,82 triliun.

Pendapatan bunga bersih bank tercatat Rp13,5 triliun, tumbuh 2 persen, sedangkan pendapatan nonbunga naik 5 persen menjadi Rp6 triliun. Net Interest Margin (NIM) sedikit turun menjadi 4 persen.

Presiden Direktur dan CEO CIMB Niaga, Lani Darmawan mengatakan, kinerja positif pada tahun 2025 mencerminkan konsistensi bank dalam menjaga performa dan kesehatan fundamental bisnis.

"Sepanjang tahun tersebut, kami berhasil memperkuat posisi likuiditas dan permodalan, di mana hal tersebut semakin memperkuat landasan kami untuk terus bertumbuh sekaligus memastikan untuk senantiasa memberikan nilai jangka panjang," katanya dikutip Jumat (27/2/2026).

CIMB Niaga menyalurkan kredit dan pembiayaan sebesar Rp283, triliun, tumbuh 4,5 persen secara tahunan. Segmen kredit Korporat umbuh paling tinggi sebesar 6,7 persen, diikuti Konsumer 3,4 persen, dan Usaha Kecil Menengah (UKM) 2,0 persen.

Kualitas kredit juga relatif terjaga dengan rasio Kredit Bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) gross sebesar 1,81 persen dan biaya kredit (Cost of Credit/CoC) 0,74 persen. Loan At Risk (LAR) juga terus turun ke level 6,9 persen.

Dari sisi Dana Pihak Ketiga (DPK), CIMB Niaga mengumpulkan dana nasabah Rp270,5 triliun, tumbuh 3,8 persen. DPK dari Current Account Saving Account (CASA) tumbuh 10,1 persen, sehingga membuat porsinya naik menjadi 70 persen dari total DPK.

"Hal ini merupakan hasil upaya bank membina hubungan dengan nasabah yang lebih erat sekaligus meningkatkan pengalaman nasabah secara keseluruhan melalui layanan digital," ujar Lani.

Untuk permodalan dan likuiditas, posisi Capital Adequacy Ratio (CAR) berada di level 24,8 persen dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 86,8 persen.

Lani menambahkan, pada tahun ini, CIMB Niaga akan tetap fokus mendorong pertumbuhan kredit secara prudent, menjaga kualitas aset, memperkuat basis dana murah (CASA), serta mengelola biaya secara disiplin.

"Dengan strategi Forward30 sebagai panduan, kami meyakini dapat mempertahankan kinerja yang baik dan memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi para stakeholders, termasuk nasabah dan masyarakat luas," ujarnya.

>

(Rahmat Fiansyah)

SHARE