CIMB Niaga (BNGA) Terus Perkuat Ekosistem Digital, Lebih dari 90 Persen Transaksi Lewat OCTO
PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) terus memperkuat ekosistem digital untuk meningkatkan kenyamanan nasabah.
IDXChannel - PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) terus memperkuat ekosistem digital untuk meningkatkan kenyamanan nasabah. Digitaliasi saat ini menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan CIMB Niaga, dengan lebih dari 90 persen transaksi nasabah dilakukan melalui kanal digital yang mencakup OCTO (aplikasi dan website), OCTOBIZ (aplikasi dan website), Automated Teller Machines (ATM), serta OCTO Pay (uang elektronik).
Digitalisasi layanan juga mendongkrak kinerja perseroan di mana kredit dan pembiayaan CIMB Niaga tumbuh 6,6 persen menjadi Rp247,2 triliun pada semester I-2026. Di saat yang bersamaan, current account and savings account (CASA) juga meningkat 6,9 persen menjadi Rp193,1 triliun.
“Kami bersyukur dapat meraih kinerja yang stabil pada semester pertama 2026, didukung pertumbuhan pada kredit dan pembiayaan serta dana murah (CASA) yang berkelanjutan, serta implementasi strategi yang disiplin," ujar Lani dalam keterangan tertulis dikutip Senin (17/6/2026).
Seiring meningkatnya adopsi layanan digital, CIMB Niaga terus mengintegrasikan kanal fisik dan digital melalui konsep Digital Branch dan Digital Hub. Konsep ini memadukan teknologi layanan mandiri dengan layanan ramah khas CIMB Niaga, sehingga nasabah dapat menyelesaikan layanan seperti pembukaan rekening, pencetakan kartu debit, dan pembaruan Customer Information File (CIF) dalam waktu lima menit. Hingga 30 Juni 2026, CIMB Niaga mengoperasikan 38 digital branch dan 28 digital hub di berbagai wilayah Indonesia.
Pusat dari ekosistem digital CIMB Niaga adalah OCTO yang hadir sebagai platform perbankan digital unggulan dan memungkinkan nasabah mengelola berbagai kebutuhan finansial dalam satu aplikasi. OCTO menyediakan beragam layanan perbankan yang komprehensif, mulai dari transfer BI-FAST, pembayaran QRIS domestik dan lintas negara, termasuk transaksi di Korea Selatan yang baru diperkenalkan, pengisian saldo e-wallet, hingga pembayaran berbagai tagihan seperti pembayaran tagihan utilitas (listrik, air dan lainnya), pendidikan, telekomunikasi, asuransi, layanan pemerintah, dan berbagai kebutuhan lainnya.
Sejak kuartal II-2026, kata Lani, OCTO juga menghadirkan sejumlah fitur baru yang semakin meningkatkan kenyamanan nasabah, antara lain penukaran Poin Xtra menjadi Asia Miles, pengajuan surat referensi bank untuk keperluan visa, pengisian arrival card untuk negara pilihan, serta akses yang lebih mudah ke berbagai solusi pembiayaan, mulai dari pinjaman Kredit Tanpa Agunan (KTA) dan kartu kredit hingga produk asuransi.
Selain mendukung kebutuhan transaksi perbankan sehari-hari, OCTO juga membantu nasabah membangun kesejahteraan finansial jangka panjang melalui #GetWealthSoon. Melalui platform ini, nasabah dapat mengakses beragam produk investasi, mulai dari reksa dana, penawaran perdana Surat Berharga Negara (SBN) Ritel, obligasi pasar sekunder (pemerintah maupun korporasi), hingga layanan jual dan beli emas. Seluruh layanan tersebut didukung oleh fitur pemantauan portofolio dan arus kas yang terintegrasi, sehingga membantu nasabah mengambil keputusan keuangan yang lebih tepat.
Nasabah juga dapat membuka rekening dalam 15 mata uang asing, menikmati nilai tukar yang kompetitif selama jam operasional, serta bertransaksi di luar negeri secara langsung menggunakan saldo mata uang asing yang dimiliki. Fitur ini memberikan kemudahan yang lebih besar bagi nasabah yang memiliki kebutuhan transaksi internasional.
Meningkatnya minat nasabah terhadap solusi pengelolaan kekayaan juga tercermin dari pertumbuhan transaksi investasi melalui OCTO. Pada semester I-2026, transaksi reksa dana meningkat 48 persen, sementara transaksi obligasi naik 112 persen.
Adopsi berbagai solusi digital tersebut terus menunjukkan tren yang positif. Pada semester I-2026, transaksi QRIS di OCTO meningkat 65 persen, sementara pembukaan rekening pertama melalui OCTO tumbuh 89 persen.
"Pencapaian ini mencerminkan semakin tingginya preferensi nasabah terhadap layanan perbankan digital yang praktis, mudah, dan terintegrasi," kata Lani.
Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan nasabah bisnis, CIMB Niaga menghadirkan OCTOBIZ yang menyediakan berbagai solusi perbankan digital terintegrasi, mulai dari pembayaran massal (bulk payments), pembayaran pajak, transaksi valuta asing secara daring, hingga pengelolaan jadwal pembayaran yang fleksibel. Bagi nasabah merchant, OCTO Merchant hadir untuk menyederhanakan proses penerimaan pembayaran sekaligus mendukung kelancaran operasional usaha sehari-hari. Selain itu, anak perusahaan CIMB Niaga, PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF), menghadirkan platform digital CNAF Mobile yang memungkinkan calon nasabah mengajukan pembiayaan secara mudah dan praktis langsung melalui smartphone.
Untuk mendukung pertumbuhan bisnis, CIMB Niaga terus meningkatkan customer experience dengan menawarkan berbagai produk dan layanan yang lengkap melalui 383 cabang dan jaringan (termasuk 28 Digital Lounge). Per 30 Juni 2026, jaringan bank secara nasional didukung oleh 2,123 ATM (termasuk Cash Remittance Machine dan Multidenom Deposit Machine) serta 506,806 EDC, QR dan e-Commerce.
(Rahmat Fiansyah)