Gandeng Pos Indonesia, BTN (BBTN) Targetkan Penyaluran KPR hingga 400 Ribu Unit per Tahun
BTN (BBTN) menargetkan bisa menyalurkan KPR hingga 400 ribu unit per tahun dalam waktu 3-5 tahun ke depan.
IDXChannel - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) optimistis tren pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) akan tetap berada di jalur positif dalam 3 hingga 5 tahun ke depan.
Meski dibayangi tantangan ekonomi, bank spesialis pembiayaan hunian ini berambisi meningkatkan kapasitas penyalurannya secara masif.
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu mengungkapkan saat ini kemampuan penyaluran KPR perseroan berada di rentang 200.000 hingga 250.000 unit per tahun. Namun, ke depan BTN ingin melakukan lompatan besar dalam kapasitas produksinya.
“Kita lagi coba mau enhance (meningkatkan) kapasitas kita di 300 ribu-400 ribu per tahun,” ujar Nixon dalam acara Intimate Session with Media Partners di Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/4/2026).
Untuk mencapai target tersebut, BTN berencana memperluas jangkauan distribusi melalui kolaborasi strategis dengan PT Pos Indonesia. Melalui kemitraan ini, masyarakat diharapkan dapat mengakses layanan KPR BTN dengan lebih mudah di berbagai pelosok daerah melalui kantor Pos.
“Nanti layanan KPR BTN bisa di Pos Indonesia. Saya besok sore akan ketemu dengan manajemen Pos. Salah satu bicaraan itu,” kata dia
Selain memperkuat jaringan fisik, BTN juga semakin gencar menggarap ekosistem digital. Perseroan tengah menjajaki kolaborasi dengan berbagai marketplace properti terkemuka, salah satunya adalah Rumah123, untuk mempercepat proses pemasaran dan penetrasi pasar.
“Kita kerja sama rumah dengan rumah123. Karena kita pengen ke depannya BTN juga menjadi tempat perdagangan perumahan terbesar dan harus merangkul property online ini,” ungkap Nixon.
Optimisme BTN didasarkan pada performa penyaluran kredit perumahan yang tumbuh solid sepanjang 2025. Data perseroan menunjukkan bahwa segmen KPR Subsidi menjadi motor penggerak utama dengan pertumbuhan 10 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Total nilai penyalurannya mencapai Rp191,2 triliun, meningkat dari posisi tahun sebelumnya sebesar Rp173,8 triliun.
Sementara itu, segmen KPR Non-Subsidi juga mencatatkan pertumbuhan yang sehat sebesar 6,7 persen yoy. Hingga akhir Desember 2025, nilai penyaluran KPR komersial ini mencapai Rp113,0 triliun, naik dari Rp106,0 triliun pada periode akhir 2024.
Dengan integrasi layanan pembiayaan dan pemasaran digital, BTN yakin dapat memenuhi tingginya kebutuhan hunian di Indonesia sekaligus memperkuat posisinya sebagai platform perdagangan properti terbesar di tanah air.
(Febrina Ratna Iskana)