BANKING

Kredit Mandiri (BMRI) Tembus Rp1.530 Triliun per Maret 2026

Kunthi Fahmar Sandy 12/05/2026 00:33 WIB

BMRI mencatatkan kredit bank only sebesar Rp1.530 triliun per Maret 2026 atau tumbuh 17,4 persen Year on Year.

Kredit Mandiri (BMRI) Tembus Rp1.530 Triliun per Maret 2026 (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatatkan kredit bank only sebesar Rp1.530 triliun per Maret 2026 atau tumbuh 17,4 persen Year on Year. 

Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Ari Rizaldi mengatakan, DPK juga menguat ke Rp1.675 triliun atau naik 21,1 persen YoY, dengan Current Account Saving Account (CASA) menyentuh Rp1.201 triliun, tumbuh 12,7 persen YoY. 

Sedangkan laba bersih konsolidasi tercatat Rp15,4 triliun atau tumbuh 16,6 persen YoY, dengan Return on Equity (ROE) di 22,1 persen, Capital Adequacy Ratio (CAR) di 19,7 persen, dan rasio BOPO yang membaik ke 58,0 persen.

"Bank Mandiri optimistis dapat mempertahankan kinerja yang solid sepanjang 2026. Ke depan, kami akan terus menjalankan strategi bisnis secara disiplin dan terukur, sekaligus memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan," kata Ari dalam Mandiri Macro and Market Brief 2Q26 di Jakarta, Senin (11/5/2026).

Di sisi lain, realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Mandiri mencapai Rp11 triliun hingga kuartal I 2026, menjangkau lebih dari 87 ribu pelaku UMKM di berbagai sektor usaha produktif.

Dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), sekitar 6.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menggunakan Virtual Account bank berkode emiten BMRI ini untuk pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan. 

Bank ini juga membiayai sekitar 2.300 unit hunian dalam Program 3 Juta Rumah dan mendukung tumbuhnya sekitar 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih demi memperkuat ekosistem penggerak ekonomi negeri.

Sementara itu, kredit industri tumbuh 9,49 persen YoY per Maret 2026 dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) terjaga di 2,14 persen. Sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) industri tumbuh 13,55 persen YoY, dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) di level 84,63 persen yang mencerminkan likuiditas yang memadai.

(kunthi fahmar sandy)

SHARE