Laba Perbankan Merosot, Ternyata Faktor Ini Penyebabnya
Pandemic membuat laba sejumlah perbankan mengalami penurunan.Â
IDXChannel - Pandemic membuat laba sejumlah perbankan mengalami penurunan.
Sebut saja Bank Mandiri, di tahun 2020 laba bersih perseroan turun 37,71% secara tahunan (yoy) menjadi Rp 17,1 triliun.
Padahal pada tahun 2019, Bank Mandiri masih membukukan laba bersih sebesar Rp 27,5 triliun atau tumbuh sebesar 9,9% bila dibandingkan dengan tahun 2018.
Selain Bank Mandiri, laba Bank BRI juga mengalami penurunan. Sepanjang 2020 emiten BUMN ini mencatatkan laba bersih sebesar Rp18,66 triliun atau turun signifikan sebesar 45,70% dari laba bersih 2019 sebesar Rp 34,37 triliun.
Menurut Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira, salah satu penyebab penurunan laba perbankan karena pendapatan bunga pinjaman menurun drastis.
Hal tersebut disebabkan karena banyaknya relaksasi dan restrukturisasi pinjaman ditengah pandemi.
"Dalam situasi debitur mengalami kesulitan pembayaran bunga maka penerimaan bank juga terganggu," ujar Bhima saat dihubungi MNC Media di Jakarta, Jumat (29/1/2021).
Sementara biaya operasional bank tetap berjalan seperti biaya overhead pegawai, sewa tempat, dan operasional kantor cabang.
"Investasi yang dilakukan bank untuk bertransformasi ke digitalisasi membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Ini juga mempengaruhi laba jangka pendek," ucapnya. (SANDY)