BANKING

OJK Proyeksi NIM Perbankan Tetap Sehat dan Moderat

Kunthi Fahmar Sandy 16/08/2026 10:03 WIB

OJK memandang bahwa kinerja Net Interest Margin (NIM) saat ini masih sesuai dengan situasi dan kondisi ekonomi.

OJK Proyeksi NIM Perbankan Tetap Sehat dan Moderat (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memandang bahwa kinerja Net Interest Margin (NIM) saat ini masih sesuai dengan situasi dan kondisi ekonomi. 

Kinerja NIM perbankan bergantung pada berbagai faktor, di antaranya suku bunga DPK yang juga dipengaruhi suku bunga acuan, struktur kredit, permintaan kredit/pembiayaan, tingkat persaingan antar bank, struktur pemilik dana yang memiliki daya tawar suku bunga, serta profil risiko bank maupun nasabah.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan, tingkat profitabilitas perbankan masih tergolong sangat baik, meskipun NIM dalam tren penurunan. NIM pada Juni 2026 sebesar 4,34 persen, lebih rendah dibandingkan NIM pada Juni 2025 yang mencapai 4,48 persen. 

"Penurunan NIM tersebut juga sejalan dengan tren peningkatan pada suku bunga acuan BI Rate, yang mendorong Bank untuk melakukan penyesuaian suku bunga baik DPK maupun Kredit," ujarnya dalam jawaban tertulis Minggu (16/8/2026).

Adapun peningkatan suku bunga DPK lebih cepat dibandingkan kredit, sehingga memicu penurunan gap suku bunga yang berdampak pada profitabilitas perbankan. Hal ini menandakan upaya bank untuk menjaga suku bunga kredit, sehingga biaya kredit menjadi cenderung stabil dan dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Selanjutnya OJK memproyeksikan NIM perbankan akan tetap sehat dan moderat, dengan transmisi suku bunga yang efisien.

OJK terus memantau perkembangan terkini guna memastikan industri perbankan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan yang berkelanjutan dan profitabilitas dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

(kunthi fahmar sandy)

SHARE