BANKING

Penyaluran Kredit Perbankan Tembus Rp8.916,7 Triliun, Tumbuh 12,1 Persen

Kunthi Fahmar Sandy 26/07/2026 09:03 WIB

Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit yang disalurkan oleh perbankan pada Juni 2026 sebesar Rp8.916,7 triliun atau tumbuh sebesar 12 ,1 persen (yoy),

Penyaluran Kredit Perbankan Tembus Rp8.916,7 Triliun, Tumbuh 12,1 Persen (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit yang disalurkan oleh perbankan pada Juni 2026 sebesar Rp8.916,7 triliun atau tumbuh sebesar 12 ,1 persen (yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan Mei 2026 sebesar 10,8 persen (yoy). 

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan, peningkatan penyaluran kredit didorong oleh

kenaikan penyaluran kredit kepada debitur korporasi dan perorangan masing -masing sebesar 19,3 persen (yoy) dan 3,5 persen (yoy) dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 17,2 persen (yoy) dan 3, 4 persen (yoy).

"Berdasarkan jenis penggunaan, Kredit Modal Kerja (KMK) pada Juni 2026 tumbuh sebesar 9,6 persen (yoy) lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 7,9 persen (yoy)," ujarnya. Peningkatan KMK pada Juni 2026 terutama didorong oleh penyaluran kredit pada sektor industri pengolahan dan konstruksi.

Ramdan menuturkan, kredit Investasi (KI) pada Juni 2026 tumbuh meningkat menjadi sebesar 22,5 persen (yoy) dari bulan sebelumnya yang tumbuh 20 ,5 persen (yoy). Peningkatan ini terutama ditopang oleh penyaluran kredit pada sektor konstruksi dan industri pengolahan.

Selanjutnya , Kredit Konsumsi (KK) pada Juni 2026 tumbuh relatif stabil sebesar 5,7 persen(yoy) dibandingkan dengan pertumbuhan Mei 2026 sebesar 5,8 persen (yoy).

Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh kredit kepemilikan rumah dan kredit multiguna yang tumbuh masing-masing sebesar 4,4 persen (yoy) dan 8,3 persen (yoy), melanjutkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 4,7 persen (yoy) dan 8,2 persen (yoy).

Sementara itu, kredit kendaraan bermotor mengalami penurunan sebesar 9,9 persen (yoy). "Penyaluran kredit properti pada Juni 2026 tumbuh sebesar 1 7,6 persen (yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 17,2 persen (yoy)," ujar dia.

Peningkatan tersebut terutama didukung oleh kenaikan kredit konstruksi sebesar 47,1 persen (yoy) dibandingkan 44,6 persen (yoy) pada bulan sebelumnya.

Sementara itu, kredit KPR dan KPA serta kredit real estat juga tumbuh masing -masing sebesar 4,4 persen (yoy) dan 14,0 persen (yoy), meski melambat dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 4,7 persen (yoy) dan 14,5 persen (yoy).

Penyaluran kredit kepada UMKM pada Juni 2026 tumbuh sebesar 1,0 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 0,6 persen (yoy), didorong oleh kredit skala usaha mikro dan kecil yang tumbuh masing -masing sebesar 1,5 persen (yoy) dan 0,1 persen (yoy).

Kredit skala usaha menengah mengalami pertumbuhan sebesar 1,6 persen (yoy). Berdasarkan jenis penggunaan, ekspansi kredit

UMKM pada Juni 2026 terutama bersumber dari ekspansi kredit investasi sebesar 13,5 persen (yoy). Sementara itu , kredit modal kerja mengalami kontraksi sebesar 4,3 persen (yoy).

(kunthi fahmar sandy)

SHARE