Profil dan Rekam Jejak Karier Aida S Budiman, Deputi Gubernur Senior BI 2026-2031
Mahkamah Agung (MA) dijadwalkan mengambil sumpah jabatan sekaligus melantik Aida S Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) periode 2026-2031.
IDXChannel - Mahkamah Agung (MA) dijadwalkan mengambil sumpah jabatan sekaligus melantik Aida Suwandi Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) periode 2026-2031 pada hari ini, Rabu (2/9/2026).
Rangkaian prosesi pengukuhan jajaran pimpinan bank sentral yang turut melantik Destry Damayanti selaku Gubernur BI serta Solikin M Juhro sebagai Deputi Gubernur BI ini akan diselenggarakan mulai pukul 14.30 WIB.
Sebelum mengemban posisi barunya, Aida berstatus sebagai Deputi Gubernur BI yang telah menjalankan amanah kepemimpinan tersebut selama lima tahun. Dia resmi dilantik pada 6 Januari 2022 dengan masa bakti hingga 2027 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 147/P tertanggal 24 Desember 2021.
Selain posisinya di bank sentral, Aida saat ini turut mengemban mandat sebagai anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) secara ex-officio yang mewakili BI.
Sebelum dipercaya menduduki kursi Deputi Gubernur BI, Aida memegang posisi sebagai Asisten Gubernur yang mengoordinasikan kebijakan strategis di sektor moneter, bauran kebijakan bank sentral, serta penyelarasan dengan bauran kebijakan ekonomi nasional pada periode 2020–2022.
Menilik riwayat akademisnya dari laman resmi BI, Aida merupakan alumnus program studi Sosial-Ekonomi Pertanian Agribisnis IPB University pada 1987, sebelum kemudian memperdalam keilmuannya di University of Southern California hingga meraih gelar Master di bidang Ekonomi pada 1996.
Perjalanan studinya berlanjut di Claremont Graduate University hingga berhasil menuntaskan jenjang doktoral dan meraih gelar PhD di bidang Ekonomi pada 2001, di mana pada rentang kurun waktu tersebut Aida telah mengawali pengabdian kariernya di Bank Indonesia tepatnya sejak 1991.
Sebelum masuk ke jajaran Dewan Gubernur, Aida sempat dipercaya mengemban tugas sebagai Asisten Gubernur yang membawahi Kebijakan Strategis Sektor Moneter, Bauran Kebijakan BI, serta sinergi bauran kebijakan nasional untuk kurun waktu 2020 sampai 2022.
Jauh sebelum posisi tersebut, dia pernah menduduki jabatan sebagai Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter pada 2018 serta memimpin Departemen Internasional sebagai Kepala Departemen sepanjang 2014 hingga 2018.
Sepanjang perjalanan kariernya di bank sentral, Aida menorehkan rekam jejak yang solid baik di panggung internasional maupun lingkup nasional. Pada kurun 2010–2012, dia bertindak sebagai delegasi perwakilan dari 13 negara yang tergabung dalam kantor SEAVG guna menyuarakan aspirasi dan kepentingan kawasan di International Monetary Fund (IMF).
Aida juga memiliki pengalaman panjang mewakili BI dalam berbagai kelompok kerja perumusan kebijakan internasional, baik dalam skema kerja sama bilateral, forum regional, maupun tingkat multilateral.
Sementara di kancah domestik, Aida tercatat memiliki andil dalam penyusunan strategi nasional pengembangan sektor industri dan pariwisata, penguatan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF), penguatan jaring pengaman keuangan (Financial Safety Net), promosi penggunaan mata uang regional, hingga perumusan strategi peningkatan peringkat investasi Indonesia.
(Dhera Arizona)