BANKING

Purbaya Beri Sinyal Switch Jabatan Sektor Keuangan, Bisa Rampung Sebelum Februari

Anggie Ariesta 20/01/2026 15:32 WIB

Purbaya beri sinyal pertukaran jabatan antara Thomas Djiwandono dan Juda Agung bisa rampung sebelum Februari 2026.

Purbaya Beri Sinyal Switch Jabatan Sektor Keuangan, Bisa Rampung Sebelum Februari. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan sinyal proses pertukaran (switch) jabatan antara Wakil Menteri Keuangan (Wamenkum) Thomas Djiwandono dengan Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung bisa rampung dalam waktu dekat.

Ditemui saat agenda makan siang di lingkungan Kementerian Keuangan, Purbaya memprediksi transisi ini akan selesai sebelum memasuki Februari 2026.

“Kayaknya sebelum Februari sudah kejadian,” ujar Purbaya, Selasa (20/1/2026).

Hal ini muncul menyusul kabar pengunduran diri Juda Agung dari kursi Deputi Gubernur BI per 13 Januari 2026, di mana Thomas Djiwandono diproyeksikan sebagai penggantinya. 

Purbaya mengakui telah menjalin komunikasi dan berdiskusi langsung dengan Juda Agung mengenai stabilitas ekonomi nasional.

Meskipun pembicaraan tersebut bersifat strategis, Purbaya menekankan bahwa ia tidak mencampuri alasan personal di balik mundurnya Juda dari bank sentral.

“Ya diskusi ekonomi saja. Kondisi ekonomi seperti apa, pandangan dia apa. Enggak, itu urusan dia, bukan urusan saya,” tegas Purbaya terkait alasan pengunduran diri Juda Agung.

Mengenai peluang Juda Agung masuk ke jajaran Kementerian Keuangan untuk mengisi kursi yang ditinggalkan Thomas Djiwandono, Menkeu menyerahkan sepenuhnya mekanisme tersebut kepada Presiden. 

Namun, secara profesional, ia memberikan apresiasi terhadap kapasitas intelektual dan rekam jejak Juda di bidang ekonomi.

“Itu tergantung Presiden. Tapi kalau dari kemampuan ekonomi, cukuplah,” ungkapnya.

Purbaya juga menyinggung aspek waktu masa jabatan Juda Agung di Bank Indonesia yang menurutnya menjadi salah satu pertimbangan relevan dalam dinamika perpindahan jabatan ini.

“Cuma kelihatannya dia setahun lagi ya, tinggal setahun lagi. Jadi mungkin diskusi itu kelihatannya menarik juga untuk dia untuk berpikir-pikir,” tutur Purbaya.

Integrasi tenaga ahli antara Kemenkeu dan BI ini diharapkan dapat semakin mempererat koordinasi kebijakan makroekonomi di tengah tantangan pasar global yang dinamis.

(Febrina Ratna Iskana)

SHARE