AS Tolak Kesepakatan Global untuk Pajaki Orang Superkaya
Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa perjanjian internasional untuk meningkatkan pajak bagi orang-orang superkaya tidak diperlukan.
IDXChannel - Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa perjanjian internasional untuk meningkatkan pajak bagi orang-orang superkaya tidak diperlukan.
Dilansir dari AFP pada Jumat (26/7/2024), hal itu disampaikan Menteri Keuangan AS Janet Yellen di sela-sela pertemuan G20 di Brasil pekan ini.
"Kebijakan pajak sangat sulit dikoordinasikan secara global," kata Yellen dalam konferensi pers di Rio de Janeiro.
Pajak bagi orang-orang superkaya merupakan isu prioritas dalam Presidensi G20 Brasil. Pernyataan Yellen menunjukkan perpecahan di antara anggota blok ekonomi tersebut.
Di satu sisi, proposal Brasil didukung Prancis, Afrika Selatan, dan Uni Afrika. Di sisi lain, AS sebagai ekonomi terbesar di dunia menolaknya.
"Kami tidak melihat perlunya perjanjian global tentang hal itu. Kami pikir semua negara hanya perlu memastikan bahwa sistem perpajakan mereka adil dan progresif," kata Yellen.
Yellen mengatakan Washington sangat mendukung kebijakan perpajakan progresif di level nasional. Ia menyinggung kebijakan pajak miliarder yang diusulkan Presiden AS Joe Biden.
"Masuk akal bagi sebagian besar negara untuk menjalankan kebijakan perpajakan progresif," kata Yellen. (Wahyu Dwi Anggoro)