ECONOMICS

Bosch Targetkan Sales Global Tumbuh 2-5 Persen pada 2026, Bukukan Pendapatan Positif di Indonesia

Kurnia Nadya 29/04/2026 18:05 WIB

Bosch Group mengandalkan inovasi produk untuk merealisasikan pertumbuhan penjualan global sepanjang tahun ini.

Bosch Targetkan Sales Global Tumbuh 2-5 Persen pada 2026, Bukukan Pendapatan Positif di Indonesia. (Foto: Bosch Indonesia)

IDXChannelBosch Group menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 2-5 persen sepanjang 2026. Perusahaan teknologi dan rekayasa asal Jerman ini akan mengoptimalkan pertumbuhan di pasar global dengan mengandalkan inovasi. 

Sepanjang 2025, Bosch telah mengalokasikan sekitar EUR12 miliar, setara Rp243,45 triliun, untuk investasi research and development serta belanja modal. Pada periode yang sama, Bosch mencatatkan pendapatan penjualan sebesar EUR91 miliar. 

Adapun margin EBIT dari operasional mencapai 2 persen dan arus kas sebesar EUR300 juta. Untuk tahun ini, Bosch menargetkan capaian margin EBIT dari operasional dapat tumbuh 4-6 persenan. 

Dalam hal inovasi, Bosch adalah salah satu perusahaan teknologi terkuat di dunia dan salah satu perusahaan pemohon paten paling produktif di kawasan Eropa. Sepanjang tahun lalu, Bosch telah mengajukan 6.300 paten. 

“Sebagai pemimpin teknologi global, kami berkomitmen untuk memelopori tren otomasi, digitalisasi, elektrifikasi, dan kecerdasan buatan. Karena hal tersebut membuka jalan bagi pertumbuhan bisnis yang menguntungkan,” tutur Chairman Board of Management Robert Bosch GmbH Stefan Hartung dalam keterangan resminya, Rabu (29/4/2026). 

Bosch yang telah beroperasi di Indonesia juga mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang positif. Sepanjang tahun lalu, perusahaan ini membukukan pertumbuhan dua digit pada sejumlah lini bisnisnya di Indonesia. 

Managing Director Bosch Indonesia Pirmin Riegger mengatakan perusahaan akan terus memperkuat posisinya di Indonesia dengan memfasilitasi transformasi industri dan mobilitas teknologi dan pengembangan kapabilitas lokal. 

Beberapa solusi yang disediakan oleh Bosch di Indonesia antara lain Electronic Control Units (ECU), Battery Management Systems (BMS), Bosch Car Service dan teknologi mobilitas lainnya. Selain itu, Bosch juga menyediakan produk untuk rumah tangga, perkantoran, dan mobilitas. 

“Prioritas kami adalah terus membangun kapabilitas, memperkuat kemitraan, dan menghadirkan teknologi relevan lebih dekat ke pasar seiring upaya kami untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan,” tutur Riegger. 

Pada 2025, Bosch memperkenalkan kembali Bosch Car Service di Indonesia, memperkuat kehadiran layanan purnajual melalui pendekatan jaringan yang diperbarui dan skalabel. Bosch juga memperluas ekosistem nasional dengan 20 bengkel yang beroperasi pada 2025 melalui kemitraan dengan PT XMotors International Group sebagai mitra lisensi utama.

Secara paralel, Bosch telah meluncurkan 32 titik penjualan dan servis baterai otomotif di seluruh Indonesia, memperluas jaringan distribusi, meningkatkan aksesibilitas produk, serta mendukung performa kendaraan yang andal dalam ekosistem mobilitas nasional yang terus berkembang.

Selain itu, Bosch yang juga bergerak di bidang konsumen non-siklikal meluncurkan delapan Home Experience Centers yang menawarkan pengalaman langsung kepada pelanggan terhadap peralatan rumah tangga.

(Nadya Kurnia)

SHARE