Bulog Tetap Serap Gabah dan Beras Petani Meski Penyerapan 2026 Lampaui Target Nasional
Bulog tetap menjalankan penugasan pembelian hasil panen petani sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
IDXChannel - Perum Bulog memastikan tidak ada batasan penyerapan gabah dan beras petani, meskipun realisasi penyerapan tahun 2026 telah melampaui target nasional sebesar 4 juta ton.
"Tidak ada. Tidak ada batasan tambahan volume pengadaan," kata Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, Kamis (15/10/2026).
Rizal menambahkan, Bulog tetap menjalankan penugasan pembelian hasil panen petani sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, Menteri Koordinator Bidang Pangan, dan Menteri Pertanian meskipun target pengadaan telah terpenuhi.
"Selama masyarakat para petani panen, Bulog diperintahkan tetap menyerap. Walaupun sudah mencapai target 100 persen, 4 juta ton," katanya.
Dia menambahkan, keberlanjutan penyerapan bertujuan memastikan petani tetap memiliki kesempatan menjual hasil panen meskipun Bulog telah melampaui target pengadaan yang ditetapkan pemerintah.
"Tercapainya target pengadaan bukan alasan bagi Bulog untuk menghentikan pembelian hasil produksi petani, terutama ketika kegiatan panen masih berlangsung di berbagai daerah," kata dia.
"Anggarannya sih ya disiapkan oleh pemerintah. Disiapkan, aman," lanjutnya.
Sekadar informasi, berdasarkan laporan resmi Bulog pada Senin (12/10/2026), realisasi pengadaan gabah dan beras dalam negeri hingga 11 Oktober 2026 mencapai 4.131.492 ton setara beras atau 103,29 persen dari target nasional sebanyak empat juta ton.
Capaian tersebut melampaui pengadaan sepanjang 2025 yang tercatat sebanyak 3.191.969 ton setara beras, sekaligus menjadi realisasi pengadaan tertinggi sepanjang sejarah Bulog.
(Nur Ichsan Yuniarto)