ECONOMICS

BUMN Gelar Pasar Murah, Erick Thohir: Semoga Meringankan Beban Rakyat

Suparjo Ramalan 23/09/2022 15:39 WIB

Erick Thohir berharap operasi pasar murah BUMN dapat meringankan beban masyarakat dan mengatasi kenaikan harga komoditas.

BUMN Gelar Pasar Murah, Erick Thohir: Semoga Meringankan Beban Rakyat. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, berharap operasi pasar murah yang digelar perusahaan pelat merah dapat meringankan beban masyarakat. Program tersebut juga diharapkan dapat menjadi solusi mengatasi kenaikan harga komoditas.

Erick tak mengelak bahwa  masyarakat masih menghadapi kenaikan harga  bahan baku saat ini. "Saat ini, ketika tekanan dan gejolak ekonomi sedang tinggi, kita harus bersama-sama mengatasi kesulitan di masyarakat,” ujarnya di acara Pasar Murah dan Bazar UMKM yang berlangsung di GOR Purnawarman, Purwakarta, Jumat (23/9/2022)

Erick mengatakan operasi pasar murah BUMN bersama Pemda dan TNI-Polri ini untuk membantu dan berbagi ke masyarakat yang sudah mendukung pemerintah dan BUMN selama ini. “Semoga pasar murah ini dapat meringankan beban rakyat," kata Erick.

Erick menambahkan operasi pasar murah dan bazar UMKM yang digelar secara bersamaan juga bertujuan meningkatkan geliat perekonomian daerah melalui pelaku UMKM. Lantaran UMKM sebagai ujung tombak ekonomi Indonesia mampu menyediakan lapangan kerja. 

"Karena itu, kami di pemerintahan siap membantu dan memberikan kemudahan usaha. Salah satunya pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB) agar mereka punya akses ke permodalan dan juga pendampingan," tambah Erick. 

Dalam operasi pasar murah BUMN di GOR Purwakarta, masyarakat menukar kupon seharga Rp 55.000 yang berisi paket sembako berisi 5 kg beras, 1 kg gula, dan 1 liter minyak goreng. Paket yang setara dengan harga Rp 90.000 itu tersedia untuk 5.000 kupon. 

Sedangkan, bazaar UMKM terpusat pada pemberian stand bazaar secara gratis kepada puluhan UMKM untuk menjual produk makanan serta kerajinan lokal.

Erick mengingatkan bila BUMN memiliki  program lainnya yang membantu masyarakat, seperti program Makmur untuk meningkatkan produktivitas di sektor pertanian atau perkebunan. Hingga Juli 2022, secara nasional program Makmur telah terlaksana di atas lahan seluas 184.305 hektar atau 73 persen dari target 250.000 hektar pada akhir tahun 2022, dengan jumlah petani binaan 94.431 orang.

"Saya optimistis, program-program BUMN akan membuka lapangan kerja, kesempatan berusaha, dan kemajuan UMKM Purwakarta agar warganya bisa lebih makmur dan maju," tutur dia. 

(FRI)

SHARE